The Christus statueThe Church of Jesus Christ of Latter-day Saints Search | Feedback | Site Map | Help | Country Sites |
Halaman Muka Gospel Library General Conference
Conferences
April 2000
"Anda Masih Di Situ?"

"Anda Masih Di Situ?"

Penatua Gary J. Coleman
Dari Tujuh Puluh

Saya belajar dari tulisan suci serta para nabi yang hidup bahwa hidup ini adalah saat untuk mempersiapkan diri bertemu Allah dan suatu hari kelak akan menikmati kehidupan kekal bersama-Nya.

Penatua Gary J. Coleman

Sekarang, marilah kita bersukacita bahwa kita masih di sini dalam peribadatan bersama para nabi yang hidup yang ada di bumi serta mengetahui masa depan, mendengarkan firman terilhami dari surga, dan mengenal Allah kita.

Ada sebuah rencana ilahi. Rencana itu disebut Rencana Bapa Surgawi.1

Kita mempercayai Allah. Kita tahu bahwa Dia hidup dan kita dapat beriman kepada-Nya. Tulisan suci bersaksi bahwa kita adalah anak-anak Allah, keturunan langsung-Nya.2 Kita pernah tinggal bersama Dia sebelum datang ke dunia. Kita diciptakan menurut rupa-Nya dan Dia adalah Bapa Surgawi kita. Oleh sebab itu, kita semua adalah bersaudara.

Oleh karena Bapa Surgawi kita mengasihi kita, Dia mempersiapkan sebuah rencana bagi kita ketika kita tinggal di sini di dunia fana. Sebelum menjadi anggota Gereja, saya ingat pengalaman pertama saya berkaitan dengan rencana istimewa ini ketika saya baru belajar tentang pemulihan Gereja. Saya menjadi akrab dengan tulisan suci orang-suci yang mengajarkan pentingnya pelatihan kita di prakehidupan dan menunjukkan bahwa kita menerima banyak pelajaran di sana untuk mempersiapkan kita bagi kedatangan kita di dunia.3 Saya belajar dari tulisan suci serta para nabi yang hidup bahwa kehidupan ini adalah saat untuk mempersiapkan diri bertemu Allah dan suatu hari kelak akan menikmati hidup kekal bersama-Nya.4 Nabi Yakub berseru ketika menyebut rencana kekal ini, "Oh, betapa besar rencana Allah kita!5 Saya tahu bahwa Allah hidup dan ingin membantu kita kembali tinggal bersama-Nya.

Rencana besar Allah menyediakan Juruselamat bagi kita. Setiap orang berdosa dan harus melewati kematian pada akhir kefanaan. Oleh sebab itu, Allah mengutus Yesus Kristus untuk menggenapi rencana itu dengan membantu kita mengatasi kematian. Yesus adalah Juruselamat kita dan Penebus kita. Melalui kurban tebusan-Nya bagi kita masing-masing, Dia membantu kita mengatasi dosa melalui pertobatan dan pembaptisan. Melalui Kebangkitan-Nya, Dia menjadikannya mungkin bagi semua orang untuk menjadi lebih seperti Dia. Ah, betapa kita mengasihi Sahabat kita, Tuhan Yesus Kristus, nama satu-satunya di bawah surga . . . yang olehnya kita diselamatkan.6 Saya tahu bahwa Yesus menyelamatkan kita dari dosa dan kematian.

Kita bersyukur kepada Allah atas pemberian rencana-Nya dan misi Yesus melalui para saksi pilihan-Nya, nabi, dan rasul. Allah memberi para saksi ini wewenang untuk bertindak atas nama-Nya. Kesaksian mereka akan kebenaran injil tertulis di dalam kitab-kitab kudus yang disebut tulisan suci. Ketika orang-orang mendengar dan membaca ajaran-ajaran Nabi ini, mereka akan mengetahui tulisan suci itu benar melalui kuasa Roh Kudus.

Hampir 28 tahun yang lalu ketika saya menghadiri Konferensi Umum Gereja saya mengendarai mobil 14 jam ke kota Salt Lake. Saya memasuki Taman Bait Suci pukul 8.00 pagi, di mana antrian di luar pintu masuk nomor 10 sudah sepanjang Taman Bait Suci ditambah setengah perjalanan dari Assembly Hall. Saya berada sekitar 300 kaki dari pintu masuk. Penerima tamu mengumumkan bahwa Tabernakel telah penuh. Semua orang bubar tetapi saya maju mendekat.

Lima menit sebelum pukul 10.00 saya satu-satunya orang yang berdiri di depan pintu yang saya pilih. Pintu terbuka dan penerima tamu berkata, "Anda masih di situ?" Dia menutup pintu dan saya pun lemas. Ketika paduan suara mulai menyanyikan lagu pembuka tepat pada pukul 10.00, pintu terbuka sekali lagi dan penerima tamu memberi isyarat masuk kepada saya. Dia berbagi tempat duduk di belakang pilar, walaupun begitu saya sambut baik! Saya dapat mendukung para pemimpin pilihan Tuhan dan mendengarkan nasihat mereka pada hari istimewa itu, sebagaimana yang kita lakukan di sini siang ini.

Di zaman kita, atau zaman akhir, Allah melanjutkan dengan menyatakan kebenaran-Nya. Dia memilih seorang anak muda yang bernama Joseph Smith untuk mempelajari rencana keselamatan kekal. Joseph bingung akan berbagai agama di masyarakatnya, tetapi tulisan suci memimpin dia menanyakan kepada Allah apa yang harus dilakukannya.7 Dalam jawaban atas doanya, Allah Bapa dan Yesus Kristus menampakkan diri kepadanya.8 Melalui ini dan pengalaman lainnya, Joseph Smith dipanggil menjadi nabi, seperti Musa dan para nabi lain dalam Alkitab.9 Karena Joseph telah melihat dan berbicara beberapa kali dengan Juruselamat yang telah dibangkitkan, pekerjaannya adalah untuk memulihkan kebenaran rencana besar Allah serta misi ilahi Tuhan kita. Saya tahu bahwa Joseph Smith adalah nabi Allah.

Nabi Joseph menerima wewenang mengajarkan injil dan mendatangkan tulisan suci tambahan. Dia diperintahkan untuk menerjemahkan tulisan kuno para nabi dari Kitab Mormon: Saksi Lain Yesus Kristus. Para nabi Kitab Mormon juga mengetahui rencana keselamatan dan misi kudus Yesus Kristus. Penampakan Kristus yang dibangkitkan kepada orang-orang zaman kuno di benua Amerika di catat dalam kitab ini.10 Dia mengajarkan kepada mereka injil-Nya dan membangun gereja-Nya di antara mereka. Saya tahu bahwa Kitab Mormon adalah saksi lain akan keilahian Yesus Kristus.

Allah telah berjanji bahwa Roh Kudus akan bersaksi kepada kita masing-masing bahwa kebenaran kudus telah dipulihkan dan bahwa Joseph Smith dipanggil Allah untuk menjadi saksi khusus Kristus serta injil-Nya. Kita akan mengetahui kebenaran segala hal yang Allah telah nyatakan melalui kuasa Roh Kudus.11

Berjuta-juta anggota baru Gereja pada hakekatnya menerima kebenaran yang diberitakan oleh para misionari kita dalam pembahasan pertama. Mereka kemudian membuka hati mereka untuk pelajaran selanjutnya yang disampaikan misionari. Mereka diundang untuk dibaptiskan, ditetapkan menjadi anggota, dan menjadi "kawan sewarga dari orang-orang kudus"12 dan tetap berada pada jalan injil sampai kepada perjanjian kudus yang dibuat di bait suci.

Pasangan suami-istri muda dengan empat anak yang bertetangga dengan keluarga OSZA menerima undangan ikut dalam kegiatan dan pengalaman yang berpusat pada injil. Setelah pembahasan pertama misionari ayah itu bertanya kepada tetangga OSZA-nya, "Mungkinkah Anda membaptis kami pada malam tahun baru? Kami ingin memulai tahun yang baru dengan benar."

Seorang dewasa lajang terlihat berada di dekat gedung institut dan ditanya apakah dia memiliki teman OSZA. Jawabnya, "Ya, dan mereka semua pergi ke misi untuk Gereja Mormon!" Dia diundang untuk menerima pembahasan injil. Dia menjadi anggota. Satu tahun kemudian dia menjadi misionari Tuhan.

Seorang ibu dan istri yang hebat yang tinggal bersama keluarga bukan anggota ditanya apakah suami dan anak-anaknya dapat bersama-sama secara kekal. Jawabnya adalah, "Ya, tentu saja?" Beberapa minggu kemudian ibu itu, suaminya, dan dua anak tertua mereka dibaptiskan karena jawaban atas pertanyaan kehidupan ditemukan dalam Gereja Yesus Kristus yang benar ini.

Seorang ayah bukan anggota yang anak lelakinya menjadi misionari ditanya, "Apakah Anda bersedia dibaptis pada hari ayah?" Dia dibaptis dan disaksikan oleh empat mantan uskup.

Kuasa rohlah yang meyakinkan para simpatisan untuk berdoa tentang pesan-pesan kita, menghadiri gereja, membaca Kitab Mormon, bersedia belajar lebih lanjut, dibaptiskan dalam Gereja Tuhan, dan "dipelihara dengan firman Allah yang baik."13 Kami mengundang semua orang untuk datang kepada Kristus melalui pintu iman, pertobatan, pembaptisan, dan menerima karunia Roh Kudus. Ini adalah pintu ke kehidupan kekal. Roh Kudus akan membantu kita semua tetap berada di jalur menuju ke hadirat Allah.

Bisikan dari Roh Kudus juga akan membantu membimbing kita kepada orang lain yang sedang mencari kebenaran injil. Tuhan berkata, "Aku akan besertamu; dan di tempat mana pun engkau mengumumkan nama-Ku, maka pintu keberhasilan akan dibukakan untukmu agar mereka dapat menerima firman-Ku"14 Beberapa tahun lalu saya mengendarai mobil ke Taman Bait Suci di kota Salt Lake untuk bertemu dengan seorang kenalan misionari. Tamu mereka tidak datang. Tanggapan saya kepada misionari adalah: "Tuhan akan memberi kita orang lain untuk diajar." Kurang dari tiga menit, dua orang lelaki dewasa berjalan lewat pintu depan dari Gedung Pusat Pengunjung dan menuju ke arah kami. Mereka berbahasa Spanyol dan kami tidak! Kami berusaha meyakinkan mereka untuk mendapatkan seseorang yang bisa menolong mereka. Sesaat kemudian, sister misionari satu-satunya yang berbahasa Spanyol baru tiba di Pusat Pengunjung sebab mereka merasa terdorong datang pada pagi itu!

Beberapa minggu kemudian pelajaran misionari disampaikan kepada orang-orang itu dan mereka minta dibaptiskan. Tuhan menepati janji-Nya, "Sebuah pintu telah terbuka" pada saat dibutuhkan bagi pengalaman indah itu.

Kami mengundang semuanya yang sudah dibaptis dan mungkin meninggalkan Tuhan untuk kembali serta memperbarui perjanjian Anda dengan Dia. Bersama Yesus kami berseru kepada semua kaum Israel, "Marilah pulang."15 Pulang kepada kebenaran dan tata cara kehidupan kekal.

Sebelum saya menjadi anggota Gereja ini, saya bertanya kepada Allah, Bapa yang Kekal, dalam doa yang sungguh-sungguh, tentang kebenaran Pemulihan. Saya sekarang tahu, bahkan seperti saya telah tahu waktu itu, jam itu, saat itu, 37 tahun yang lalu oleh kuasa Roh Kudus bahwa asas dan ajaran pemulihan injil adalah benar. Allah hidup. Yesus adalah Kristus. Joseph Smith adalah nabi pemulihan injil yang benar. Kitab Mormon adalah catatan kudus para nabi dan saksi lain Kristus yang hidup yang sedang memimpin Gereja. Presiden Gordon B. Hinckley adalah nabi Tuhan zaman kita. Dia dan 14 rasul lainnya adalah saksi khusus Kristus dalam satu-satunya Gereja yang benar di dunia ini. Saya berdoa agar kita semua sanggup menjawab pertanyaan: "Anda masih di situ?" dan masuk lewat pintu yang tepat kepada berkat-berkat injil sekarang dan selamanya. Dalam nama Yesus Kristus, amin.

CATATAN

1. The Plan of Our Heavenly Father, pembahasan 1 dari Sistem Seragam untuk Mengajarkan Injil (1986).
2. Lihat Kisah para Rasul 17:28­29.
3. Lihat A&P 138:56.
4. Lihat Alma 12:24.
5. Lihat 2 Nefi 9:13.
6. 2 Nefi 25:20.
7. Lihat Joseph Smith 2:5­16.
8. Lihat Joseph Smith 2:17.
9. Lihat A&P 28:2.
10. Lihat 3 Nefi 11.
11. Lihat Moroni 10:5.
12. Efesus 2:19; lihat juga ayat 20.
13. Moroni 6:4.
14. A&P 112:19.
15. Nyanyian Rohani, No. 3.

 
© 2009 Intellectual Reserve, Inc. All rights reserved.   Rights and use information.  Privacy policy