Sister Mary Ellen Smoot
Presiden Umum Lembaga Pertolongan
Ciptakanlah rumah tangga yang dipenuhi dengan kasih dan kelembutan. Lepaskanlah penderitaan. Ciptakanlah kesaksian abadi akan kebenaran kekal dalam diri sendiri dan mereka yang dapat kita pengaruhi.
Kita hidup di suatu zaman peralihan dari masa seribu tahun ke zaman milenium baru. Inilah zaman yang menyenangkan dan penting. Itulah hari-hari yang telah diketahui sebelumnya oleh para nabi. Inilah suatu zaman iman, kesempatan, dan keajaiban.
Saya takjub ketika memikirkan dunia ini yang amat indah, amat sempurna dalam fungsinya. Dunia ini diciptakan oleh Yesus Kristus di bawah pengarahan Bapa Surgawi kita. Penciptaan adalah sebuah karakterisik yang menjelaskan tentang Allah. Dia mengambil bahan-bahan yang belum terbentuk dan membentuknya menjadi bintang-bintang, planet-planet, dan sistem tata surya. "Dan dunia yang tak terhitung telah Aku ciptakan,"1 ujar-Nya.
Brother dan sister sekalian, kita adalah anak-anak Allah. Bukankah kita ingin terlibat dengan urusan Bapa? Bukankah kita juga menjadi para pencipta?
Anda boleh berkata, "Saya tidak kreatif." Saya di sini untuk mengatakan kepada Anda bahwa Anda kreatif. Pernahkah Anda membuat seorang bayi tersenyum? Pernahkah Anda mengajar seseorang untuk mengampuni? Pernahkah Anda berpuasa dan berdoa bagi mereka yang sakit? Membantu seseorang belajar membaca? Mempersiapkan Malam Keluarga? Mengorganisasi sebuah reuni keluarga? Mungkin Anda terdorong untuk melakukan sesuatu bagi seseorang yang Anda kunjungi untuk membuat perbedaan besar dalam kehidupan mereka. Jika Anda sudah melakukan hal-hal ini, Anda kreatif.
Bahan-bahan mentah penciptaan ada di sekeliling kita. Sebagaimana dikatakan Presiden David O. McKay, "Kita, seperti pemahat yang bekerja membentuk jiwa kita. Kita masing-masing sedang membentuk dan memurnikan jiwa kita."2
Saya yakin bahwa kita membentuk jiwa--jiwa kita sendiri dan orang lain--setiap hari. Marilah memutuskan sekarang untuk membuat jiwa-jiwa itu "suci dan murni." Ciptakanlah rumah tangga yang dipenuhi dengan kasih dan kelembutan. Lepaskanlah penderitaan. Ciptakanlah kesaksian abadi akan kebenaran kekal dalam diri sendiri dan mereka yang dapat kita pengaruhi.
Baru-baru ini, saya mengunjungi keluarga seorang ibu muda yang meninggal ketika melahirkan anaknya yang kelima. Saya menyangka ada kedukaan, tetapi menemukan harapan dan kepastian. Suaminya mengenang saat-saat mereka bersama. Anak-anak memahami rencana keselamatan dan tahu mereka dapat dipersatukan bersama ibu mereka kembali, selamanya. Dia tidak pernah begitu sibuk mengurusi anak-anak yang sangat dikasihinya. Semasa muda, sister ini telah melayani sebagai presiden Lembaga Pertolongan, dan senantiasa mengutamakan kehidupan perkawinan dan keluarganya.
Sewaktu saya mengunjungi ibu dari wanita yang meninggal ini, dia mengatakan bahwa prioritas tertingginya adalah membesarkan putri-putrinya menjadi wanita yang baik. Meskipun putrinya meninggal di usia muda, anak perempuan ini telah menciptakan sebuah pola kebenaran dalam menjalankan injil di rumah mereka.
Bersama Presidensi Umum Lembaga Pertolongan Anda, di bawah pengarahan para Pemimpin Imamat kita, terciptalah sebuah deklarasi bagi para sister Lembaga Pertolongan kita di seluruh dunia. Deklarasi itu mengingatkan kita akan diri kita, serta malam Pemerkayaan Rumah Tangga, Keluarga dan Pribadi telah dicanangkan untuk mengembangkan keterampilan-keterampilan itu.
Apakah kita mengenali dalam kehidupan kita kesempatan-kesempatan bagi penciptaan yang ada di sana? Apakah kita menghargai karunia-karunia, bakat-bakat, dan roh-roh pilihan yang Allah telah berikan kepada kita? Apakah kita membagikan ciptaan-ciptaan dari hati, pikiran dan tangan kita dengan orang lain?
Ibu lainnya dan penasihat dalam Lembaga Pertolongan wilayah, meskipun masalah kesehatan yang hebat mengancamnya, menciptakan proyek pelayanan yang menakjubkan di wilayahnya. Melalui puasa dan doa mukjizat-mukjizat terjadi dan para sister dari satu wilayah menciptakan sesuatu yang luar biasa bagi mereka yang kedinginan, kelaparan, dan sakit.
Kita tahu betapa banyak kehidupan telah diberkati karena seorang wanita menolak untuk memikirkan hanya kesulitan-kesulitannya saja, dan di samping menciptakan kesempatan untuk memberikan pelayanan ini, dia juga mengingatkan kita akan belas kasih dan kehormatan dari semangat manusia.
Kisah ini diulang lagi oleh ribuan anggota yang beriman setiap tahunnya. Pada bulan Juni tahun lalu, Keuskupan Ketua mengedarkan sepucuk surat yang menyarankan agar siapa pun yang ingin memberikan sumbangan untuk meringankan penderitaan bagi para pengungsi di Kosovo dapat membuat selimut dan mengirimkannya ke Pusat Kemanusiaan Orang-orang Suci Zaman Akhir untuk pendistribusiannya. Kami bermaksud mengumpulkan dan mengirimkan 30.000 selimut.
Kami menerima lebih dari 125.000 selimut. Selimut-selimut ini telah dikirimkan tidak saja bagi mereka yang menderita di Kosovo, tetapi bagi para korban bencana alam di Turki, Venezuela, Meksiko, dan negara-negara lainnya, termasuk Mozambique dan Zimbabwe.
Selama tahun lalu saya berkesempatan mengadakan perjalanan ke Kosovo di mana saya secara pribadi membungkuskan banyak selimut ini kepada bayi-bayi, dan para wanita berterima kasih serta terharu. Kami mendapati bahwa karena organisasi besar ini kita dapat menciptakan kesempatan-kesempatan di rumah kita sendiri untuk mengajar keluarga, teman-teman, dan tetangga untuk melayani, serta membantu orang lain di seluruh dunia. Atas nama Lembaga Pertolongan dan pelayanan Kemanusiaan Gereja, kita dapat menjadi para pencipta. Bukankah ini menakjubkan?!
Kita masing-masing dapat berkata kepada diri sendiri, Apakah yang dapat saya ciptakan dari kehidupan saya? Waktu saya? Masa depan saya?
Pertama, pergilah ke mana Roh menuntun. Tenanglah dan dengarkan. Bapa Surgawi Anda akan membimbing Anda apabila Anda berada dekat kepada-Nya. Pelajarilah dan renungkan perkataan kudus dari para nabi baik nabi kuno maupun modern dan Roh akan berbicara kepada Anda. Bersabarlah, bertanyalah dengan iman, dan Anda akan menerima bimbingan dalam usaha-usaha kreatif Anda.
Kedua, jangan biarkan rasa takut dalam membuat kesalahan menghentikan Anda, mulailah sekarang membentuk dan merancang kehidupan Anda. Saya menyukai bagaimana Ribka di zaman kuno menanggapi pada hamba Abraham yang datang mencari seorang istri bagi Ishak. Akhirnya, disepakati bahwa mereka akan meminta Ribka. Jawabannya sederhana dan langsung, "Mau,"3 ujarnya.
Ribka bisa saja menolak. Dia bisa saja meminta kepada hamba itu untuk menunggu sampai dia siap memulai hidup baru, meminta pakaian baru, menunggu sampai berat badannya turun beberapa kilo, atau sampai cuaca lebih cerah. Dia bisa saja berkata, "Apa yang terjadi dengan Ishak, tidak dapatkah dia mencari seorang istri di seluruh Kanaan?" Tetapi dia tidak berkata begitu. Dia menurut, demikian juga hendaknya kita.
Waktunya untuk penundaan telah berakhir. Mulailah! Jangan takut. Lakukanlah yang terbaik semampu Anda. Tentu saja Anda akan membuat kesalahan-kesalahan. Demikian juga semua orang. Belajarlah dari kesalahan itu dan majulah terus.
Ketiga, dukunglah yang lain. Setiap orang di bumi ini unik. Kita semua memiliki bermacam- macam minat, kemampuan, dan keterampilan. Kita masing-masing berada pada tingkatan yang berbeda secara jasmani, rohani, dan emosi.
Akhirnya, bergiranghatilah. Penciptaan bukanlah pekerjaan sia-sia. Penciptaan mengalir dari kasih. Ketika kita melakukan apa yang kita sukai, kita bersukacita melakukannya.
Jika Anda tidak bahagia, jika Anda merasa cemas, penuh kesulitan, atau kecewa, bolehkah saya meminta Anda untuk mencoba sesuatu? Daripada hanya memikirkan masalah-masalah Anda, pusatkan juga pada menciptakan sesuatu yang menakjubkan, sesuatu yang bernilai kekal. Kembangkan kesaksian, perkuatlah hubungan, lakukan pelayanan, pergilah ke bait suci.
Bacalah Keluarga, Pernyataan Kepada Dunia dan Deklarasi Lembaga Pertolongan, buatlah tekad untuk menjalankan asas-asas itu dan rayakanlah.
Kita adalah orang-orang yang bergirang hati. Kita adalah para peserta, yang hidup pada masa dari salah satu peristiwa terbesar dalam sejarah dunia ini. Ini bukanlah saat untuk bermalas- malasan ataupun merasa kecewa. Presiden Gordon B. Hinckley telah menasihati, "Berhentilah mencari hal-hal buruk dan nikmatilah sepenuhnya hal-hal positif dalam hidup ini."4
Sebagai Orang-orang Suci Zaman Akhir, saya berdoa agar kita mau terlibat dalam urusan-urusan Bapa dan menciptakan sesuatu lebih banyak dalam hidup kita. Tidak peduli apa pun situasi kita, kita dapat berdoa sebagaimana Yesaya: "Ya Tuhan, Engkaulah Bapa kami. Kamilah tanah liat dan Engkaulah yang membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan tangan-Mu."5 Semoga pekerjaan dan kemuliaan kita menjadi pancaran dari-Nya, adalah doa saya yang rendah hati, dalam nama Yesus Kristus, amin.
CATATAN
1. Musa 1:33.
2. Dalam Francis M. Gibbons, David O. McKay, Apostle to The World, (1986), 228.
3. Kejadian 24:58.
4. Standing for Something: Ten Neglected Virtues That Will Heal Our Heart and Homes (2000), 101.
5. Yesaya 64:8.