The Christus statueThe Church of Jesus Christ of Latter-day Saints Search | Feedback | Site Map | Help | Country Sites |
Halaman Muka Gospel Library General Conference
Conferences
Oktober 2003
Seruan Keras Para Nabi

Seruan Keras Para Nabi

PENATUA SHIRLEY D. CHRISTENSEN
Dari Tujuh Puluh

Para nabi dan rasul berdiri sebagai kepala dalam pekerjaan ini pada zaman sekarang sampai pekerjaan ini menjangkau seluruh dunia.

PENATUA SHIRLEY D. CHRISTENSENKetika saya melihat kepada jemaat yang sangat banyak ini, di mata saya, saya tidak hanya melihat mereka yang hadir di Pusat Konferensi ini, tetapi Anda sekalian yang berperan serta dalam konferensi ini di gedunggedung pertemuan dan rumah-rumah di seluruh dunia. Walaupun Anda dekat atau jauh, Anda sangatlah penting bagi pekerjaan Tuhan dan pembangunan Gereja di tempat Anda tinggal.

Kita dipersatukan dalam kasih kita kepada Allah Bapa Kekal kita. Kita menghormati nama-Nya dan juga Putra Tungal-Nya, Juruselamat dunia, yaitu Yesus Kristus. Dalam Konferensi ini, akan disampaikan kepada kita— melalui kuasa Roh Kudus—perasaan yang akan meningkatkan iman kita kepada Bapa dan Putra serta kasih kita terhadap asas-asas Injil yang dipulihkan. Sebaliknya, perasaan itu akan mendorong kita lebih dekat kepada Mereka ketika kita merasakan kehadiran-Nya dalam hidup kita dan berkeinginan dengan sepenuh hati untuk mengetahui kehendak Mereka dan untuk menjadi seperti Mereka.

Pesan dan kesaksian saya kepada Anda adalah bahwa para nabi dan rasul berdiri sebagai kepala dalam pekerjaan ini pada zaman sekarang sampai pekerjaan ini menjangkau seluruh dunia. Mereka telah dipanggil oleh Allah melalui wahyu. Mereka nabi, pelihat, dan pewahyu sejati. Tuhan mengasihi mereka dan sebagai anggota Gereja, kita menghormati mereka dan memandang mereka sebagai hamba Allah yang hidup. Seruan para nabi sejelas saat ini seperti di masa lalu, dan kesaksian nabi akan berlanjut pada saat Tuhan Yesus Kristus kembali untuk memerintah dalam kemuliaan.

Kita hidup di zaman yang menakjubkan namun berbahaya. Di seluruh dunia, struktur bangsa-bangsa dan persatuan dunia tampaknya memburuk. Kita melihat perselisihan dan permusuhan di antara pemimpin-pemimpin dan negara-negara, pertengkaran di antara masyarakat, serta pertengkaran di dalam keluarga. Solusi untuk penyakit dunia ini ditemukan dalam pengertian akan doktrin-doktrin dan ajaran-ajaran Tuhan Yesus Kristus serta penerapan asas-asas itu dalam kehidupan setiap umat manusia. Doktrindoktrin dan ajaran-ajaran ilahi telah diajarkan dengan jelas oleh para nabi, baik zaman dahulu maupun modern, bila digerakkan oleh Roh Kudus.

Ketika kita mendengar kebenaran-kebenaran itu, hal itu disampaikan ke dalam hati dan pikiran kita oleh Roh yang sama.

Ketika kita memikirkan peranan para nabi, adalah sangat penting untuk memahami bahwa, nabi dipanggil oleh Allah dan Dia bersaksi kepada dunia tentang pemanggilannya. Kitab kuno Abraham mengambarkan sebuah kejadian yang terjadi dalam kehidupan prafana ketika Allah memandang kepada roh yang telah Dia ciptakan, "Maka Allah melihat bahwa jiwa-jiwa ini adalah baik, dan Dia berdiri ditengah-tengah mereka, dan berfirmanlah Dia: Yang ini akan Kujadikan para penguasa; sebab Dia berdiri diantara hal-hal itu yang adalah roh; dan Dia menganggap bahwa mereka itu baik; maka berfirmanlah Dia kepadaku: Abraham engkau adalah salah seorang dari mereka, engkau telah dipilih sebelum engkau dilahirkan" (Abraham 3:23).

Mengenai Samuel, Nabi Perjanjian Lama, kitab suci mencatat "Dan Samuel makin besar dan Tuhan menyertai dia dan tidak ada satu pun dari firman-Nya itu yang dibiarkan-Nya gugur. Maka tahulah seluruh Israel dari Dan sampai Bersyeba, bahwa kepada Samuel telah dipercayakan jabatan Nabi Tuhan" (1 Samuel 3:19-20).

Kitab Mormon mengutip perkataan Juruselamat di Amerika kuno ketika Dia menekankan nilai nubuat-nubuat Yesaya dalam Perjanjian Lama:

"Maka lihatlah, Aku berkata kepadamu, bahwa kamu harus menyelidiki hal-hal ini. Ya, sebuah perintah Aku berikan kepadamu supaya kamu menyelidiki hal-hal ini dengan tekun, karena besarlah kata-kata Yesaya.

Karena sesungguhnya ia berbicara menyinggung segala hal mengenai umat-Ku yang berasal dari kaum keturunan Israel, ....

Dan segala hal yang diucapkannya telah terjadi dan akan terjadi bahkan menurut perkataan yang telah diucapkannya ....

... Selidikilah para nabi, karena banyak di antaranya yang mempersaksikan hal-hal ini" (3 Nefi 23:1-3, 5).

Kedua, peranan nabi adalah untuk mengajar tentang Kristus dan bersaksi tentang keilahian-Nya dan misi-Nya. Adam, Nabi pertama, dengan istrinya, Hawa, mendengar suara Tuhan dan Adam memulai pola untuk masa kelegaan yang akan datang. Saat kejadian itu tercatat "Adam memuji Allah dan dia dipenuhi, dan mulai bernubuat mengenai semua keluarga di bumi, mengatakan: Terpujilah nama Allah, yang disebabkan pelanggaranku mataku telah terbuka, dan di dalam kehidupan ini aku akan memperoleh kegembiraan, dan juga di dalam daging aku akan melihat Allah.

Maka, Hawa, istrinya, mendengar segala hal ini dan sangatlah senang, dan mengatakan: Kalau bukan dikarenakan pelanggaran kita, kita tidak akan pernah mempunyai keturunan, dan tidak pernah akan mengetahui yang baik dari yang jahat, serta kegembiraan akan penebusan kita, serta hidup kekal yang Allah karuniakan bagi semua orang yang patuh.

Maka Adam dan Hawa memuji nama Allah dan mereka memberitahukan segala hal kepada putra putri mereka" (Musa 5:10-12).

Helaman, seorang Nabi kuno Amerika, mengajar putranya Nefi dan Lehi, "Maka putra-putraku, ingatlah, ingatlah bahwa kamu harus mendirikan dasarmu di atas batu karang Penebus kita, yaitu Kristus, Putra Allah; supaya bilamana iblis akan mengirimkan anginnya yang dahsyat, ya, segala anak panahnya di dalam angin puyuh, ya, bilamana segala hujan es dan badainya yang dahsyat akan menghajarmu, hal ini tidak akan berkuasa atas dirimu untuk menghela kamu ke dalam jurang kesengsaraan dan dukacita yang tak berkesudahan, karena batu karang, di atas mana kamu didirikan, yang merupakan dasar yang kokoh, suatu dasar, jika manusia membangun di atasnya, mereka tidak dapat roboh" (Helaman 5:12).

Mungkin kesaksian yang terkuat dari Juruselamat pada masa kelegaan ini diberikan pada tahun 1832 oleh Nabi Joseph Smith dan Sidney Rigdon:

"Maka, setelah banyak kesaksian yang telah diberikan mengenai Dia, inilah kesaksian yang terakhir dari semuanya yang kami berikan: Bahwa Dia hidup!

Karena kami melihat Dia, yaitu disebelah kanan Allah dan kami mendengar suara yang memberikan kesaksian bahwa Dia adalah Putra Tunggal Bapa—

Bahwa oleh Dia dan melalui Dia, dunia-dunia ada dan telah diciptakan" (A&P 76:22-24).

Ciri-ciri ketiga dari nabi adalah bahwa ajaran-ajaran mereka tercatat dan diajarkan oleh nabi-nabi penerusnya dan oleh pengajar-pengajar kepada para penduduk bumi. Tuhan berfirman kepada Nabi Musa dalam Perjanjian Lama, "Naiklah menghadap Aku, ke atas gunung, dan tinggallah di sana, maka Aku akan memberikan kepadamu loh batu, yakni hukum dan perintah, yang telah Kutuliskan untuk diajarkan kepada mereka" (Keluaran 24:12).

Nabi Tuhan yang hidup pada zaman sekarang telah memberikan sebuah kesaksian serupa yang kuat ketika pada tahun 1995 mereka bersaksi kepada dunia tentang sifat kudus pernikahan dan keluarga.

"Kami, Presidensi Utama dan Dewan Dua Belas Rasul Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir, dengan sungguh-sungguh menyatakan bahwa pernikahan antara seorang pria dan seorang wanita ditetapkan oleh Allah dan bahwa keluarga merupakan inti dalam rencana Sang Pencipta bagi tujuan kekal anakanak-Nya ....

Kami menyatakan cara dengan mana kehidupan fana diciptakan telah ditetapkan secara ilahi. Kami menegaskan kekudusan dan pentingnya dalam rencana kekal Allah ....

Kami mengimbau para penduduk dan pejabat pemerintah yang bertanggung jawab di mana pun untuk menganjurkan hal-hal tersebut yang dirancang untuk mempertahankan dan menguatkan keluarga sebagai unit dasar dari masyarakat" ("Keluarga: Pernyataan kepada Dunia," Liahona, Oktober 1998, 24).

Kemudian mereka juga memberikan kesaksian pribadi mereka, sebagai Rasul Tuhan, mengenai misi Yesus Kristus.

"Kami dengan khidmat bersaksi bahwa kehidupan-Nya, yang adalah pusat dari seluruh sejarah manusia, tidak dimulai di Betlehem maupun berakhir di Kalvari. Dia adalah Putra Sulung Bapa, Putra Tunggal yang diperanakkan dalam daging, Penebus Dunia ....

Kami bersaksi bahwa suatu hari Dia akan kembali ke bumi .... Dia akan memerintah sebagai Raja Diraja dan Tuhan segala Tuhan, dan setiap lutut akan bertelut dan setiap lidah akan berbicara dalam pemujaan dihadapan-Nya. Kita masing-masing akan berdiri untuk diadili oleh-Nya sesuai dengan perbuatan dan keinginan hati kita" (Kristus yang Hidup: Kesaksian dari Para Rasul," Liahona, April 2000, 2-3).

Pada intinya, ajaran-ajaran Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir dimaksudkan untuk membawa ke dalam jiwa orang yang tulus yang mau memohon kepada Tuhan dalam iman akan sebuah kesaksian pribadi mengenai Tuhan dan Juruselamat kita dan peranan para nabi dari zaman dahulu sampai zaman sekarang ini. Saya bersaksi bahwa pergantian para nabi terus berlanjut dari Joseph Smith, Nabi pertama pada masa kelegaan ini, sampai Gordon B. Hinckley, Nabi Tuhan pada zaman sekarang ini. Mengenai hal itu saya memberikan kesaksian. Dalam nama Yesus Kristus, amin.

 
© 2008 Intellectual Reserve, Inc. All rights reserved.   Rights and use information.  Privacy policy