The Christus statueThe Church of Jesus Christ of Latter-day Saints Search | Feedback | Site Map | Help | Country Sites |
Halaman Muka Gospel Library General Conference
Conferences
Oktober 2003
Kepada Para Wanita Gereja
Arrow icon acting as a button to Previous Page Previous      

Kepada Para Wanita Gereja

PRESIDEN GORDON B. HINCKLEY

Terima kasih untuk siapa Anda, untuk apa adanya Anda, dan untuk hal-hal yang Anda lakukan. Semoga berkatberkat surgawi tercurah bagi Anda.

PRESIDEN GORDON B. HINCKLEY
  Seseorang telah mengatakan, "Bersikaplah baik kepada para wanita. Mereka merupakan separuh populasi dan ibu dari paruhan lainnya."

Para sister yang terkasih, Anda wanita yang luar biasa yang telah memilih bagian yang terbaik, saya berdiri dengan kekaguman besar atas semua yang Anda lakukan. Saya melihat keterlibatan Anda dalam segala hal.

Banyak di antara Anda adalah ibu, dan itu cukup menyita seluruh waktu seseorang.

Anda adalah rekan—sahabat terbaik yang dimiliki atau yang akan dimiliki oleh suami Anda.

Anda adalah ibu rumah tangga. Kedengarannya tidak berarti, bukankah begitu? Tetapi menjaga kebersihan dan kerapian rumah sungguh merupakan pekerjaan yang luar biasa.

Andalah yang berbelanja. Sampai tua saya tidak pernah membayangkan betapa menuntutnya tanggung jawab untuk menyimpan cukup makanan bagi keluarga, menjaga pakaian tertata rapi dan bersih, membeli semua kebutuhan agar rumah tangga berfungsi dengan semestinya.

Anda adalah perawat. Dengan setiap penyakit yang datang, Andalah orang pertama yang diberitahu dan orang pertama yang memberi bantuan.

Ketika penyakit serius datang, Andalah yang berada di sisi tempat tidur siang dan malam, menghibur, memberi semangat, melayani, berdoa.

Anda adalah juru mudi keluarga. Anda mengantar anak-anak Anda ke sana-sini, membawa mereka ke acaraacara atletik, mengantar mereka ke kegiatan-kegiatan lingkungan, mengajak mereka ke mana-mana, dan di mana saja sewaktu mereka menyelesaikan kesibukan mereka.

Saya tidak akan berhenti. Sekarang semua anak saya sudah dewasa. Beberapa di antaranya telah berusia 60-an. Tetapi ketika mereka menelepon dan saya menjawab telepon itu mereka mengatakan, "Apa kabar?" Dan sebelum saya dapat menjawab, mereka menanyakan, "Apakah Ibu ada?"

Dia telah menjadi kekuatan mereka sepanjang hidup mereka. Sejak bayi mereka telah bergantung kepadanya dan dia selalu menanggapi dengan kasih sayang, bimbingan, ajaran, memberkati kehidupan mereka dalam segala hal.

Sekarang kami memiliki cucu perempuan yang telah menjadi ibu.

Mereka mengunjungi kami, dan saya kagum pada kesabaran mereka, pada kemampuan mereka untuk menenangkan anak-anak, menghentikan tangis mereka, serta kemampuan mereka untuk melakukan banyak hal lainnya.

Mereka mengemudikan mobil, mengoperasikan komputer, mereka menghadiri kegiatan anak-anak mereka, mereka memasak serta menjahit, mereka mengajar di kelas-kelas, dan mereka berceramah di gereja.

Saya melihat suami mereka, dan merasa ingin mengatakan kepada mereka, "Pahamilah apa yang dilakukan istrimu. Lakukanlah bagianmu sebagai suaminya. Apakah kamu sungguh-sungguh menghormati istrimu? Apakah kamu mengetahui betapa banyak yang telah dilakukannya? Apakah kamu pernah memujinya? Apakah kamu pernah mengucapkan terima kasih kepadanya?"

Anda para wanita yang terkasih, saya berterima kasih kepada Anda. Terima kasih untuk siapa Anda, untuk apa adanya Anda, dan untuk hal-hal yang Anda lakukan. Semoga berkatberkat surgawi tercurah bagi Anda. Semoga doa-doa Anda dijawab dan harapan-harapan serta impian-impian Anda menjadi kenyataan.

Anda melayani dengan sangat baik di Gereja. Anda berpikir hal itu sangat menuntut. Memang demikian. Tetapi dengan setiap tanggung jawab yang dipenuhi, akan datang pahala yang besar.

Banyak di antara Anda mengira bahwa Anda gagal. Anda merasa tidak dapat melakukan sesuatu dengan baik, bahwa dengan semua usaha Anda hal itu belum cukup.

Kita semua merasa seperti itu. Saya merasa seperti itu ketika berbicara kepada Anda malam ini. Saya ingin, saya berdoa memohon kekuatan dan kemampuan untuk meneguhkan Anda, mengilhami Anda, berterima kasih kepada Anda, memuji Anda, serta membawa sukacita ke dalam hati Anda.

Kita semua mencemaskan kinerja kita. Kita semua berharap dapat melakukannya dengan lebih baik.

Tetapi sayangnya kita tidak menyadari, kita sering kali tidak melihat hasil yang datang dari apa yang kita lakukan.

Saya ingat pergi ke sebuah konferensi wilayah di bagian Timur Amerika Serikat beberapa tahun yang lalu. Dalam perjalanan pulang naik pesawat, saya merasa bahwa saya benarbenar gagal. Saya merasa saya tidak menyentuh siapa pun bagi kebaikan. Saya sedih karena perasaan tidak mampu.

Lalu, beberapa tahun kemudian, saya menghadiri konferensi yang lain di Kalifornia. Di akhir pertemuan seorang pria menghampiri saya dan mengatakan, "Anda hadir di konferensi beberapa tahun yang lalu di tempat itu."

"Ya," saya menjawab, "Saya hadir di sana, dan ingat peristiwa itu."

Orang itu mengatakan, "Anda menyentuh hati saya. Saya datang ke pertemuan itu karena penasaran. Saya sesungguhnya tidak tertarik. Saya hampir meninggalkan Gereja. Tetapi ketika diumumkan bahwa salah seorang dari Dua Belas Rasul akan hadir, saya memutuskan untuk pergi.

Anda mengatakan sesuatu yang membuat saya mulai berpikir. Hal itu menyentuh hati saya dan terus mempengaruhi saya serta membangkitkan emosi saya. Saya memutuskan untuk mengubah jalan saya. Saya mengubah hidup saya. Sekarang saya tinggal di Kalifornia ini. Saya memiliki pekerjaan yang baik, yang saya syukuri. Saya harap saya adalah suami dan ayah yang baik. Dan sekarang saya melayani sebagai penasihat dalam keuskupan di lingkungan saya. Saya lebih bahagia daripada saat-saat mana pun di dalam kehidupan saya."

Saya berterima kasih kepadanya, dan ketika pamit saya mengatakan kepada diri sendiri, sambil menggeleng-gelengkan kepala saya, "Kamu tidak pernah tahu. Kamu tidak pernah tahu apakah kamu melakukan hal-hal yang baik. Kamu tidak pernah tahu betapa banyak kebaikan yang telah kamu lakukan."

Para sister yang terkasih, itulah yang terjadi dengan Anda. Anda melakukan yang terbaik semampu Anda, dan hal-hal terbaik yang telah Anda lakukan itu menghasilkan kebaikan bagi diri Anda sendiri serta orang lain. Jangan merisaukan diri Anda dengan perasaan gagal. Berlutut dan berdoalah memohon berkat-berkat Tuhan; kemudian bangkitlah serta lakukan apa yang diminta untuk Anda lakukan. Lalu serahkan masalah itu ke dalam tangan Tuhan. Anda akan mendapati bahwa Anda telah menyelesaikan sesuatu yang berharga.

Sekarang kita memiliki kelompok, kepada siapa saya berbicara, yang sangat berbeda. Ini mencakup para remaja putri yang masih sekolah atau bekerja. Anda lajang. Anda berharap menikah dengan pria yang sempurna. Saya belum melihat seorang pria pun yang sempurna. Buatlah gol yang tinggi, tetapi jangan terlalu tinggi sehingga Anda kehilangan target tersebut. Yang terpenting ialah bahwa dia akan mengasihi Anda, dia akan menghormati Anda, dia akan menghargai Anda, dia benar-benar akan setia kepada Anda, bahwa dia akan memberi Anda kebebasan berpendapat dan memberi kebebasan untuk mengembangkan bakat-bakat Anda. Dia tidak akan sempurna, tetapi jika dia baik hati dan tidak mementingkan diri, jika dia tahu cara bekerja dan mencari uang, jika dia jujur serta penuh iman, kesempatannya adalah bahwa Anda tidak akan melakukan kesalahan, bahwa Anda akan benar-benar bahagia.

Sayangnya, ada di antara Anda yang tidak akan menikah di dalam kehidupan ini. Kadang-kadang begitulah keadaannya. Jika itu terjadi, jangan menyia-nyiakan hidup Anda dengan meratapinya. Dunia masih membutuhkan bakat-bakat Anda. Dunia membutuhkan kontribusi Anda. Gereja membutuhkan iman Anda. Gereja membutuhkan bantuan Anda yang tulus. Kehidupan tidak pernah merupakan suatu kegagalan, sampai kita sendiri menyebutnya demikian. Ada begitu banyak orang yang membutuhkan uluran tangan Anda, senyuman Anda yang penuh kasih, perhatian Anda yang lembut. Saya melihat begitu banyak wanita yang mampu, menarik, dan menakjubkan yang belum menemukan pujaan hatinya. Saya tidak memahami hal itu, tetapi saya tahu bahwa di dalam rencana Yang Mahakuasa, rencana kekal yang kita sebut rencana kebahagiaan Allah, akan ada kesempatan dan pahala bagi semua orang yang mencarinya.

Bagi para wanita muda yang memiliki anak-anak kecil, tantangan Anda besar sekali. Sering kali tidak ada cukup uang. Anda harus berhemat dan menabung. Anda harus bijak dan cermat dalam pengeluaran Anda. Anda harus kuat dan tabah serta berani dan maju terus dengan tatapan ceria di mata Anda serta kasih di dalam hati Anda. Betapa diberkatinya Anda, para ibu muda yang terkasih. Anda memiliki anak-anak yang akan menjadi milik Anda selamanya. Saya berharap bahwa Anda telah dimeteraikan di dalam rumah Tuhan, dan bahwa keluarga Anda akan menjadi keluarga kekal di dalam kerajaan Bapa kita.

Semoga Anda diberi kekuatan untuk menanggung beban Anda yang berat, untuk memenuhi setiap tanggung jawab, berjalan berdampingan dengan seorang pria yang baik dan setia serta penuh perhatian, dan bersama-sama dengannya membesarkan serta merawat dan mendidik anakanak Anda dalam kesalehan serta kebenaran. Tidak ada hal lain yang akan Anda miliki, tidak ada hal duniawi yang akan pernah Anda miliki, yang akan sangat berharga seperti kasih anak-anak Anda. Allah memberkati Anda, para ibu muda yang terkasih.

Sekarang kita memiliki Anda para ibu senior yang tidak muda maupun tua. Anda berada pada saat yang paling menakjubkan di dalam kehidupan Anda. Anak-anak Anda berada dalam masa remaja mereka. Mungkin satu atau dua orang di antaranya telah menikah. Yang lainnya sedang menjalankan misi, dan Anda berkurban untuk mempertahankan mereka di ladang misi. Anda berharap serta berdoa bagi keberhasilan dan kebahagiaan mereka. Kepada Anda para wanita yang terkasih, saya menawarkan beberapa nasihat khusus.

Hitung berkatmu; satu per satu. Anda tidak membutuhkan rumah besar dengan cicilan tinggi yang berlangsung selamanya. Yang Anda butuhkan adalah sebuah rumah yang nyaman dan menyenangkan dengan kasih di dalamnya. Seseorang mengatakan bahwa tidak ada gambaran yang lebih indah selain seorang wanita baik yang mengolah makanan bagi orang-orang yang dikasihinya. Pilihlah dengan cermat mana yang harus Anda lakukan. Anda tidak membutuhkan hal-hal yang berlebihan yang dihasilkan dari bekerja di luar rumah. Pilihlah dengan cermat pentingnya keberadaan Anda di rumah ketika anak-anak Anda pulang dari sekolah.

Para ibu, rawatlah dengan baik para putri Anda. Jadilah dekat dengan mereka. Dengarkanlah mereka. Berbicaralah dengan mereka. Pimpinlah mereka keluar dari perbuatan yang bodoh. Bimbinglah mereka untuk melakukan hal-hal yang benar. Pastikanlah bahwa mereka berpakaian dengan baik dan sopan. Jagalah mereka dari kejahatan mengerikan yang berada di sekitar mereka.

Peliharalah para putra Anda dengan kasih dan nasihat. Ajarilah mereka pentingnya kebersihan pribadi, mengenai kerapian dalam berpakaian. Penampilan yang buruk menuntun pada kehidupan yang buruk. Tanamkanlah dalam diri mereka rasa disiplin. Jagalah mereka agar layak dalam pelayanan di Gereja sebagai misionari.

Berilah mereka tugas untuk dilakukan agar mereka dapat belajar untuk bekerja. Ajarilah mereka untuk berhemat. Kerja dan penghematan menuntun pada kemakmuran. Ajarilah mereka bahwa tidak ada hal yang benar-benar baik dapat terjadi setelah pukul 23:00. Dan jangan manjakan mereka. Jika mereka melayani misi mereka mungkin diharuskan untuk hidup di lingkungan yang tidak sesuai dengan harapan Anda. Janganlah mencemaskan mereka. Berilah mereka dorongan semangat.

Tanamkan keinginan bersekolah dalam diri anak-anak Anda. Inilah kunci menuju keberhasilan dalam hidup. Dan pada waktu yang sama, ajarilah mereka bahwa sebagaimana Presiden David O. McKay sering mengingatkan kita, "Tidak ada keberhasilan lain di dalam kehidupan yang dapat menggantikan kegagalan di dalam rumah tangga."1

Sekarang saya berbicara kepada Anda para ibu tunggal yang menanggung beban amat berat karena Anda telah ditinggalkan atau menjanda. Beban Anda begitu berat. Pikullah beban itu dengan baik. Carilah berkatberkat dari Tuhan. Bersyukurlah untuk setiap bantuan yang mungkin datang dari kuorum-kuorum imamat untuk menolong Anda di rumah maupun dalam masalah Anda lainnya. Berdoalah di dalam kamar, dan menangislah jika Anda perlu menangis. Tetapi tersenyumlah kapan pun Anda berada di depan anak-anak Anda atau orang lain.

Sekarang bagi Anda, para nenek yang terkasih, para janda serta wanita lanjut usia yang kesepian. Betapa cantiknya Anda. Saya melihat pada istri tercinta saya, yang akan segera berusia 92 tahun. Rambutnya telah memutih; tubuhnya telah renta.

Saya meraih salah satu tangannya dan melihatnya. Dahulu tangan itu begitu menawan, dagingnya masih kuat dan jelas. Sekarang tangan itu sudah keriput, terlihat tulangnya dan tidak kuat lagi. Tetapi tangan itu mengungkapkan kasih dan keteguhan serta iman, kerja keras selama bertahun-tahun. Ingatannya sudah tidak seperti dahulu. Dia dapat mengingat hal-hal yang terjadi setengah abad yang lalu tetapi mungkin tidak dapat mengingat apa yang terjadi setengah jam yang lalu. Saya juga seperti itu.

Tetapi saya sangat bersyukur akan dia. Selama 66 tahun kami telah hidup bersama, berdampingan, dengan kasih dan dorongan semangat, dengan penghargaan serta penghormatan. Tidak lama lagi salah satu dari kami akan meninggal. Saya berharap yang lainnya segera menyusul. Saya tidak tahu bagaimana hidup tanpanya, bahkan di kehidupan yang akan datang, dan saya berharap bahwa dia tidak akan merasakan bagaimana hidup tanpa saya.

Sahabat-sahabat Lembaga

Pertolongan saya yang terkasih, bagaimanapun keadaan Anda, di mana pun Anda tinggal, semoga tingkap-tingkap langit dibukakan dan berkat-berkat tercurah bagi Anda. Semoga Anda hidup dengan kasih satu sama lain. Semoga Anda mengulurkan tangan untuk mengangkat mereka yang berbeban berat. Semoga Anda membawa terang dan keindahan bagi dunia, dan khususnya bagi rumah Anda dan ke dalam kehidupan anak-anak Anda.

Anda tahu seperti saya tahu bahwa Allah Bapa Kekal kita hidup. Dia mengasihi Anda. Anda tahu seperti saya tahu bahwa Yesus adalah Kristus, Putra Baka-Nya, Penebus kita. Anda tahu bahwa Injil adalah benar dan bahwa surga berada dekat jika kita mau mengusahakannya di dalam kehidupan kita.

Anda adalah anggota Lembaga Pertolongan Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir. Tidak ada organisasi lain yang sepadan dengannya. Hiduplah dengan bangga. Angkatlah kepala Anda. Bekerjalah dengan tekun. Lakukanlah apa pun yang Gereja minta agar Anda lakukan. Berdoalah dengan iman. Anda tidak akan pernah tahu betapa banyak kebaikan yang dapat Anda capai. Kehidupan seseorang akan diberkati melalui usaha Anda. Semoga Anda mengetahui pelukan Roh Kudus yang nyaman dan mendatangkan pahala, saya berdoa dalam nama kudus Yesus Kristus, amin.

CATATAN

1. Dikutip dari J. E. McCulloch, Home: The Savior of Civilization (1924), 42; dalam Conference Report, April 1935, 116.

 
Arrow icon acting as a button to Previous Page Previous      
© 2008 Intellectual Reserve, Inc. All rights reserved.   Rights and use information.  Privacy policy