The Christus statueThe Church of Jesus Christ of Latter-day Saints Search | Feedback | Site Map | Help | Country Sites |
Halaman Muka Gospel Library General Conference
Conferences
Oktober dari 1998
Datanglah ke Lembaga Pertolongan

Datanglah ke Lembaga Pertolongan

Virginia U. Jensen
Penasihat Pertama dalam Presidensi Umum Lembaga Pertolongan

Tidaklah menjadi soal dari mana anda berasal, apa kelemahan anda, bagaimana rupa anda--tempat anda di sini! Tuhan mengasihi anda--setiap dari anda, secara kolektif dan individu.

Virginia U. Jensen

Dalam konferensi umum April lalu, kami sebagai presidensi Lembaga Pertolongan bersukacita sewaktu Presiden Boyd K. Packer berdiri di mimbar ini dan berkata, "Adalah tujuan saya untuk memberikan pengabsahan yang mutlak kepada Lembaga Pertolongan--untuk mengimbau semua wanita untuk bergabung dan menghadiri, serta para pemimpin imamat, pada setiap tingkatan pelayanan, untuk bertindak sedemikian rupa sehingga Lembaga Pertolongan akan berkembang."1

Para sister sekalian, itu juga merupakan tujuan saya malam ini. Presiden Mary Ellen Smoot telah berbicara kepada anda mengenai undangan. Nah, saya memiliki sebuah undangan bagi anda: datanglah ke Lembaga Pertolongan!

Lembaga Pertolongan diorganisasi melalui wewenang imamat dan diawasi dewasa ini oleh wewenang yang sama itu. Nabi Joseph Smith berkata mengenai imamat, "Itu adalah wewenang kekal Allah yang melaluinya alam semesta diciptakan dan diatur, serta bintang-bintang di langit muncul ke dalam keberadaan."2 Berbicara secara khusus kepada para wanita Gereja, Presiden George Albert Smith berkata mengenai Lembaga Pertolongan, "Allah-lah yang memberinya kepada anda dan itu terjadi sebagai akibat dari wahyu kepada seorang Nabi Tuhan."3 Bagaimana kita hendaknya memandang sebuah organisasi yang diciptakan melalui wewenang imamat kenabian ini? Sebagai para pemimpin Lembaga Pertolongan, kita melayani sebagai suatu organisasi pelengkap bagi imamat untuk membantu membawa kaum wanita beserta keluarga mereka kepada Kristus.

Ada apa mengenai Lembaga Pertolongan yang seharusnya mendesak anda untuk "bergabung dan menghadiri," seperti dikatakan Presiden Packer?

Di dalam Lembaga Pertolongan ada program-program yang dirancang untuk membantu kita sebagai wanita untuk menemukan makna dan tujuan dalam kehidupan bagi diri kita sendiri dan bagi keluarga kita. Menurut Presiden Spencer W. Kimball, "Tidak ada perangkat janji yang lebih besar dan lebih agung yang diberikan kepada para wanita daripada yang datang melalui injil dan Gereja Yesus Kristus."4 Ini adalah suatu masa ketika di mana pun kita memandang dalam masyarakat, para wanita dan keluarga mereka berada dalam krisis. Pernikahan mengalami kegagalan dalam jumlah yang menakutkan. Terlalu banyak anak dirundung dan diabaikan. Para wanita bergumul untuk mendengar suara kebenaran yang saleh di antara hiruk pikuk suara membingungkan yang dengan persuasif mendesak mereka ke arah kepatutan dan ketepatan secara politik. Ada banyak di antara 4, 2 juta anggota Lembaga Pertolongan kita sendiri yang terluka dan bimbang. Apakah kita menyadari apa yang kita miliki, para sister? Apakah kita memahami siapa kita ini? Apakah kita sepenuhnya menghargai bahwa di dalam organisasi Lembaga Pertolongan kita memiliki semua sarana dan sumber yang kita butuhkan untuk menyejukkan satu jiwa atau untuk menyembuhkan sebuah dunia yang bermasalah?

Tujuan pertama Lembaga Pertolongan adalah untuk membangun iman kepada Yesus Kristus dan untuk saling mengajarkan ajaran-ajaran kerajaan Allah. Melalui pelajaran, kegiatan, dan pengalaman Lembaga Pertolongan yang dibagikan, anda dapat memperoleh kesaksian atau anda dapat menguatkan kesaksian yang telah anda miliki. Pada pokoknya, itu mungkin merupakan satu hal paling penting yang kita lakukan dalam Lembaga Pertolongan, karena kekuatan rohani dan kesaksian pasti para wanita Gereja adalah mutlak pentingbagi diri mereka sendiri, bagi keluarga mereka, bagi cabang dan lingkungan mereka, serta bagi dunia itu sendiri.

Tujuan kedua Lembaga Pertolongan adalah untuk membantu setiap sister memahami bahwa dia adalah seorang putri roh Bapa Surgawi yang dikasihi, dan sebagai yang demikian, dia memiliki sifat dan kodrat ilahi, termasuk kemungkinan yang paling menakjubkan di antara semuanya: kehidupan kekal di hadirat Allah sebagai para pewarisNya. Sekali lagi mengutip Presiden Kimball: "Di mana lagi anda dapat belajar siapa anda sebenarnya? Di mana lagi anda dapat diberikan penjelasan serta kepastian yang dibutuhkan tentang sifat kehidupan? Dari sumber lain mana anda dapat belajar tentang keunikan dan identitas diri anda sendiri?"5

Ketika kita sepenuhnya memahami bahwa kita adalah putri Allah dengan hak dan kesempatan istimewa yang merentang sepanjang kekekalan--bahwa kita berhak atas berkat-berkat dari Dia, tergantung pada kesetiaan kita--maka kita akan melihat dunia, dan tempat kita di dalamnya serta tanggung jawab kita terhadapnya, dalam cara yang berbeda. Dengarkan apa yang dikatakan Presiden Gordon B. Hinckley kepada kita: "Ketahuilah bahwa anda adalah putri-putri Allah, anak-anak dengan suatu hak kelahiran yang ilahi. Berjalanlah di bawah matahari dengan kepala anda terangkat tinggi, mengetahui bahwa anda dikasihi dan dihargai, bahwa anda adalah satu bagian dari kerajaanNya, dan bahwa tersedia bagi anda sebuah pekerjaan besar yang harus dilakukan yang tidak dapat dialihkan kepada orang lain."6

Apa pekerjaan yang dirujuk Presiden Hinckley--suatu pekerjaan "yang tidak dapat dialihkan kepada orang lain?" Jawabannya, seperti yang mungkin anda duga, dapat ditemukan dalam Lembaga Pertolongan. Tujuan ketiga dari Lembaga Pertolongan menyatakan setiap sister didorong untuk menggapai dan melayani mereka di dalam keluarganya, lingkungannya, serta masyarakatnya. Sebagai sesama saudara perempuan, kita memiliki kemampuan dan tanggung jawab untuk saling membantu berjalan di dalam terang Tuhan. Tidak peduli di mana kita hidup dan terlepas dari usia, kebangsaan, status pernikahan, atau panggilan Gereja kita, ada orang di sekitar kita yang membutuhkan kasih dan pelayanan kita.

Kita semua tak asing dengan kehidupan dan karya mendiang Ibu Teresa, yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya bekerja di antara penduduk dunia yang miskin dan papa, serta melakukan banyak untuk mengurangi kesengsaraan dan penderitaan. Suatu saat ketika dia berada di Australia, dia menawarkan untuk membersihkan pondok seorang pria Aborigin yang kesepian. Di dalam pondoknya terdapat sebuah lampu yang indah tetapi tidak dinyalakan. Ketika ditanya mengapa dia tidak menyalakannya, dia menjawab, "Tidak ada yang datang ke sini." Ibu Teresa membuatnya berjanji bahwa dia akan menyalakan lampunya, dan dia menjanjikan bahwa para biarawati akan mengunjunginya. Belakangan orang itu mengirimkan berita kepada Ibu Teresa: "Katakan kepada teman saya, terang yang dia nyalakan di dalam hidup saya masih menyala!"7

Sebagai para sister Lembaga Pertolongan kita dapat membawa terang ke dalam kehidupan mereka yang kita layani bersama dengan roti-roti yang kita buat serta makanan yang kita bagikan. Kita dapat memberikan harapan, kita dapat mengangkat, dan kita dapat mengilhami. Kita dapat mengajar tentang Kristus dan membantu sesama menemukan kedamaian serta penghiburan di dalam terangNya. Sebagai wanita, kita memiliki kecenderungan alami untuk mengasihi dan memelihara. Wanita mengajar anak-anak, mendukung teman-teman, mendorong suami, dan menyemangati mereka yang kecil hati. Wanita adalah pemberi kehidupan dan pemelihara dari yang hidup. Setiap orang dari kita memiliki sesuatu untuk diberikan, sesuatu untuk dibagikan, dan seseorang untuk dilayani. Sebagaimana dinyatakan presiden kedua Lembaga Pertolongan, Eliza R. Snow, "Tidak ada seorang sister pun yang demikian terpencil, . . . lingkupnya demikian sempit sehingga dia tidak dapat melakukan banyak bagi penegakan Kerajaan Allah di atas muka bumi."8

Tujuan keempat Lembaga Pertolongan adalah untuk menguatkan dan melindungi keluarga. Pernahkah ada suatu masa sepanjang segala sejarah ketika kekuatan dan perlindungan itu lebih amat dibutuhkan? Adalah keyakinan tulus saya bahwa perlindungan yang paling kuat terhadap kemerosotan kondisi keluarga adalah seorang ibu yang setia, yang saleh. Pada tahun 1993 Presiden Hinckley berkata: "Saya mengingatkan para ibu di mana pun akan kekudusan panggilan anda. Tidak ada orang lain mana pun yang dapat secara memadai menggantikan tempat anda. Tidak ada tanggung jawab yang lebih besar, tidak ada kewajiban yang lebih mengikat daripada agar anda membesarkan dalam kasih dan kedamaian serta integritas mereka yang telah anda datangkan ke dalam dunia."9

Sebagai presidensi umum Lembaga Pertolongan kami menegaskan kembali bahwa peran sebagai ibu adalah pekerjaan yang paling mulia di mana seorang wanita dapat melibatkan dirinya. Namun, sewaktu kita melakukannya, kita teringat bahwa ada banyak di antara wanita Gereja yang paling berbakti yang hingga kini belum memiliki kesempatan untuk mengalami peran sebagai ibu bagi diri mereka sendiri. Bagi mereka, perkataan Penatua Dallin H. Oaks menyediakan wawasan: "Kita tahu bahwa banyak Orang Suci Zaman Akhir yang layak dan baik dewasa ini tidak memiliki kesempatan-kesempatan ideal dan persyaratan-persyaratan penting bagi kemajuan mereka. Keadaan lajang, tidak memiliki anak, kematian, dan perceraian mengacaukan acuan ideal dan menunda penggenapan dari berkat-berkat yang dijanjikan. Di samping itu, beberapa wanita yang berhasrat menjadi ibu dan pengurus rumah tangga penuh waktu telah secara harfiah didesak untuk memasuki dunia kerja secara penuh waktu. Namun kefrustrasian ini hanyalah sementara. Tuhan telah menjanjikan bahwa di dalam kekekalan tidak ada berkat yang akan disangkal dari para putra dan putriNya yang mematuhi perintah-perintah, yang setia kepada perjanjian-perjanjian mereka, dan menghasratkan apa yang benar."10

Tujuan kelima kita adalah untuk membantu setiap sister merasa dibutuhkan, disertakan, dihargai, dan dikasihi.

Dalam Lembaga Pertolongan kita membagi kasih kita bagi satu sama lain dan bagi Bapa Surgawi kita. Seorang sister baru-baru ini membagikan perasaannya mengenai berada di Lembaga Pertolongan ketika dia memberitahu kami, "Saya telah merasakan perasaan yang menyenangkan dari persaudaraan antar sister dan kewanitaan, tetapi juga ada kekuatan penyembuhan [dalam Lembaga Pertolongan] yang tidak dapat saya temukan di tempat lain."

Semua disambut dalam Lembaga Pertolongan. Tidak ada hanya satu jenis wanita Orang Suci Zaman Akhir yang diterima. Tidaklah menjadi soal dari mana anda berasal, apa kelemahan anda, bagaimana rupa anda--tempat anda di sini! Tuhan mengasihi anda, setiap dari anda--secara kolektif dan individu. Kita bukanlah wanita biasa. Kita adalah wanita perjanjian, wanita yang telah mengenali kebenaran, menerima injil Yesus Kristus, dan membuat perjanjian dengan Tuhan untuk mengikutiNya serta melakukan kehendakNya. Dan Dia membutuhkan kitasetiap orang dari kitauntuk melakukan bagian kita dalam mencapai pekerjaan zaman akhirNya yang agung di antara para anak manusia. Kita membutuhkan Lembaga Pertolongan, dan Lembaga Pertolongan membutuhkan kita.

Tujuan kita yang keenam adalah untuk membantu setiap sister memahami pentingnya mendukung imamat, seperti juga berkat-berkat yang datang dari membuat dan mematuhi perjanjian bait suci yang kudus. Di dalam bait suci kita membuat perjanjian-perjanjian kekal dengan Bapa kita di Surga. Kita membuat janji-janji kepadaNya, dan sebaliknya Dia membuat janji-janji luar biasa kepada kita. Saat berikutnya anda pergi ke bait suci, baik bagi diri anda sendiri maupun leluhur anda yang telah meninggal, berikan perhatian seksama pada janji-janji yang Allah buat kepada anda, putriNya. Di dalam setiap bagian bait suci, ruangan-ruangan kudus dari rumah Allah dipenuhi dengan perjanjian-perjanjian yang menghibur--jaminan pribadi dan intim akan kasihNya yang kekal.

Dalam bagian 115 dari Ajaran dan Perjanjian kita dinasihati untuk "bangkit dan biarlah terangmu bersinar terus, agar cahayamu dapat menjadi panji bagi bangsa-bangsa;

"Dan agar pengumpulan bersama di atas tanah Sion dan di segenap Wilayahnya, dapat menjadi pertahanan, dan untuk tempat berlindung dari taufan dan dari kemurkaan bila hal itu akan dicurahkan tanpa campuran di atas seluruh bumi "11 Para sister, sewaktu kita mempertimbangkan program-program Lembaga Pertolongan, semoga kita membiarkannya menjadi suatu pertahanan, suatu tempat perlindungan dari badai bagi kita dan bagi sesama. Seperti dikatakan Presiden Packer, "Lembaga Pertolongan yang kuat membawa suatu pengaruh pengimunisasian dan penyembuhan yang kuat bagi para ibu dan para putri, bagi para orang tua tunggal, bagi para sister lajang, bagi yang lanjut usia, bagi yang cacat jasmani."12

Saya bersaksi kepada anda bahwa Lembaga Pertolongan merupakan sebuah organisasi dengan asal-usul yang ilahi. Kita mengundang semua untuk datang ke Lembaga Pertolongan. Perkenankanlah Lembaga itu untuk memberkati kehidupan anda sebagaimana yang dimaksudkan oleh Bapa Surgawi. Dalam nama Yesus Kristus, amin.

CATATAN

1. "The Relief Society," Ensign, Mei 1998, 72.
2. Dikutip oleh James E. Faust, "Keeping Covenants and Honoring the Priesthood," Ensign, November 1993, 37
3. "Address to Members of the Relief Society," The Relief Society Magazine, Desember 1945, 717.
4. My Beloved Sisters (1979), 43.
5. My Beloved Sisters, 43.
6. "Live Up to Your Inheritance," Ensign, November 1983, 84.
7. Lihat My Life for the Poor: Mother Teresa of Calcuta, diedit oleh Jose Luis Gonzales-Balado dan Janet N. Playfoot (1985), 76.
8. Women's Exponent, 15 September 1873, 62.
9. "Bring Up a Child in the Way He Should Go," Ensign, November 1993, 60.
10. "The Great Plan of Happiness," Ensign, November 1993, 75.
11. A&P 115: 56.
12. Ensign, Mei 1998, 74.

 
© 2008 Intellectual Reserve, Inc. All rights reserved.   Rights and use information.  Privacy policy