The Christus statueThe Church of Jesus Christ of Latter-day Saints Search | Feedback | Site Map | Help | Country Sites |
Halaman Muka Gospel Library General Conference
Conferences
April dari 1998
Masa Menuai Yang Baru

Masa Menuai Yang Baru

Penatua Russell M. Nelson
Dari Kuorum Dua Belas Rasul

Era baru pekerjaan sejarah keluarga telah tiba.

Penatua Russell M. Nelson

Kasih keluarga adalah indah. Tidak ada yang lebih khusus daripada kasih seorang bayi terhadap ibunya. Tidak ada yang lebih dapat diduga daripada kasih anak-anak terhadap orang tua mereka, atau kasih orang tua terhadap anak-anak mereka.

Baru-baru ini saya sedang memeluk dengan lembut salah seorang cucu kami yang berusia lima tahun dan berkata kepadanya, "Kakek mengasihimu, sayang."

Dia menjawab dengan sekenanya: "Saya tahu."

Saya bertanya, "Dari mana kamu tahu bahwa kakek mengasihimu?"

"Karena! Kakek adalah kakek saya!"

Alasan itu cukup baginya. Memang, kita mengasihi para cucu kita. Kita juga mengasihi para kakek-nenek kita. Saya menghargai kenangan hidup bersama tiga dari keempat kakek-nenek saya. Saya tidak pernah bertemu dengan kakek Nelson saya.1 Ia meninggal ketika ayah saya baru berusia 16 tahun. Pada waktu kakek saya meninggal, dia adalah pengawas bagian pengajaran umum dari negara bagian Utah. Dia memiliki sebuah jam saku yang bagus, yang kelak ayah saya hadiahkan kepada saya. Kini jam tersebut menjadi hubungan yang nyata di antara kami.

Saya memikirkan kakek Nelson saya dengan perasaan syukur yang dalam. Saya menerima banyak dari pendidikan awal saya di sekolah yang dia bantu kembangkan. Dan saya menghargai keanggotaan saya dalam Gereja ini, ke dalam mana kedua orang tuanya dibaptiskan di Denmark, kira-kira satu setengah abad yang lalu. Kenyataannya, semua dari delapan buyut saya merupakan anggota baru Gereja di Eropa. Yang lainnya, seorang menjadi anggota Gereja di Swedia, dua di Inggris, dan tiga di Norwegia. Betapa bersyukurnya saya atas para pionir pendahulu saya! Hutang budi saya kepada mereka tercermin dalam ayat suci Alkitab ini: "Yang seorang menabur dan yang lain menuai" sehingga "penabur dan penuai sama-sama bersukacita."2

Kini kita menuai suatu panen kasih keluarga dari benih-benih yang ditanam bertahun-tahun yang lalu. Persiapan untuk memperkuat hubungan keluarga bermula pada tahun 1823, ketika malaikat Moroni pertama kali menampakkan diri kepada Nabi Joseph Smith. Moroni mengumumkan kedatangan Elia, yang akan menyebabkan hati anak-anak berpaling kepada leluhur mereka.3

Kembalinya Elia ke bumi terjadi di bait suci pertama yang dibangun di masa kelegaan ini, di mana dia dan utusan surgawi lainnya, di bawah pengarahan Tuhan,4 mempercayakan kunci-kunci khusus wewenang imamat kepada Gereja yang dipulihkan:

  • Musa memberikan kunci-kunci pengumpulan Israel;5

  • Elias memberikan masa kelegaan injil Abraham;6 dan

  • Elia datang untuk membalikkan hati ayah kepada anak, dan anak kepada ayah.7

    Dengan itu, kasih sayang alami antar generasi mulai diperkaya. Pemulihan ini disertai dengan apa yang kadang-kadang disebut sebagai Roh Elia--suatu pernyataan Roh Kudus yang memberikan kesaksian tentang sifat ilahi keluarga.8 Sejak itu, orang-orang di seluruh dunia, tanpa memandang kepercayaan agamanya, mengumpulkan catatan dari sanak saudara mereka yang telah meninggal dengan kecepatan yang terus meningkat.9

    Elia datang bukan saja untuk merangsang suatu penyelidikan bagi leluhur. Dia juga memungkinkan keluarga untuk dipersatukan secara kekal melampaui batasan-batasan kefanaan. Bahkan, kesempatan bagi keluarga untuk dimeteraikan selamanya adalah alasan utama bagi penelitian kita. Tuhan menyatakan melalui Nabi Joseph Smith:

    "Asas-asas ini yang berhubungan dengan orang yang telah meninggal dan yang masih hidup, tidak dapat dipandang ringan, karena hal-hal itu menyangkut keselamatan kita, karena keselamatan mereka adalah perlu dan penting sekali bagi keselamatan kita, . . . mereka tanpa kita tidak dapat dijadikan sempurna. Begitu pula kita tanpa orang-orang kita yang telah mati tidak dapat dijadikan sempurna."10

    Di antara orang pertama dalam masa kelegaan ini yang menaburkan benih minat terhadap sejarah keluarga adalah kakak beradik Orson Pratt dan Parley P. Pratt, para anggota Kuorum Dua Belas Rasul. Usaha mereka menghasilkan silsilah keluarga Pratt dan pelaksanaan tata cara bait suci bagi kira-kira 3.000 leluhur mereka.11

    Namun ada banyak anggota Gereja yang tidak memahami sepenuhnya tanggung jawab bagi sanak keluarga mereka. Presiden Wilford Woodruff begitu prihatin sehingga dia menjadikan masalah itu bahan untuk doa yang sungguh-sungguh. Kemudian, pada konferensi umum, April 1894,12 dia mempersembahkan sebuah wahyu kepada keanggotaan Gereja. Darinya saya mengutip:

    "Kami ingin para Orang Suci Zaman Akhir mulai saat ini untuk menelusuri silsilah mereka sejauh mungkin, dan untuk dimeteraikan kepada para ayah dan ibu mereka. Meteraikanlah anak-anak kepada orang tua mereka, dan hubungkan rantai ini sejauh yang dapat anda peroleh . . . . Ini adalah kehendak Tuhan kepada umatNya."13

    Kemudian pada tahun itu, Presidensi Utama dan Dewan Dua Belas membentuk Lembaga Silsilah Utah. Dari permulaan yang sederhana di ruang atas Kantor Sejarahwan Gereja,15 koleksi dan fasilitasnya telah berkembang. Kini, Perpustakaan Sejarah Keluarga menempati sebuah gedung moderen berlantai lima dengan akses atas 280.000 buku, 700.000 microfiche, dan lebih dari dua juta rol microfilm, sehingga menjadikannya perpustakaan yang terbesar dari jenisnya di dunia.

    Pada tahun 1964 departemen silsilah mulai mendirikan perpustakaan-perpustakaan cabang. Kini lebih dari 3.000 Pusat Sejarah Keluarga16 tersebar di seluruh dunia.

    Teknologi yang digunakan untuk mendukung pekerjaan penting ini telah banyak berubah bersama perjalanan waktu. Pada tahun 1927, arsip kartu digunakan sebagai tanda penunjuk (Indeks) dari semua endowmen yang telah dilaksanakan.17 Indeks tersebut digunakan sampai tahun 1969, ketika endowmen baru dicatat untuk pertama kalinya dalam suatu sistem komputer utama, dikenali dengan nama singkatan GIANT.18 Sistem ini digunakan selama lebih dari dua dekade.19

    Pembuatan microfilm secara besar-besaran Lembaga ini telah memungkinkan dikumpulkannya catatan pada sumber-sumbernya, dengan salinannya yang tersedia sesudahnya di Perpustakaan Sejarah Keluarga dan Pusat-pusat Sejarah Keluarga. Pembuatan microfilm telah dilakukan di 110 negara, dengan mengumpulkan lebih dari dua miliar foto dengan kira-kira 13 miliar nama. Pembuatan microfilm telah memungkinkan Perpustakaan Sejarah Keluarga untuk mengembangkan koleksinya dengan cepat dan menyediakan sumber bagi pertumbuhan besar-besaran penyelidikan silsilah di seluruh dunia. Microfilm ini merupakan inti informasi yang terdapat di dalam sistem otomasi kita dewasa ini.

    Pada tahun 1980­an, komputer pribadi telah merombak pengelolaan informasi. Departemen Sejarah Keluarga menggunakan teknologi ini dalam mengembangkan Personal Ancestral File [Arsip Leluhur Pribadi] untuk membantu para anggota mengorganisasi data mengenai leluhur mereka. Tahun 1990, FamilySearch [Penyelidikan Keluarga] diperkenalkan. Pada konferensi bulan Oktober tahun itu, Penatua Richard G. Scott menguraikan komponen dari FamilySearch: Ancestral File [Arsip Leluhur], Family History Library Catalog [Katalog Perpustakaan Sejarah Keluarga], International Genealogical Index [Indeks Silsilah Internasional], dan lainnya lagi.20 Pesannya mendorong saya dan Sister Nelson untuk menggunakan peralatan ini guna menghimpun informasi yang telah kami dan sanak saudara kami kumpulkan selama bertahun-tahun.

    Sementara itu, tujuan desentralisasi dan penyederhanaan menuntun pada program ekstraksi catatan, di mana ribuan anggota Gereja telah mengambil bagian.21 Proyek ekstraksi kini telah menghasilkan catatan bagi lebih dari 300 juta orang.

    Banyak orang telah bergabung dengan para anggota Gereja dalam usaha membuat indeks koleksi informasi silsilah yang sedemikian banyak jumlahnya. Sebagai contoh adalah sensus Inggris pada tahun 1881. Untuk proyek ini, lebih dari 8.000 sukarelawan dari lembaga-lembaga sejarah keluarga di seluruh kepulauan Inggris telah mencatat 30 juta nama. Dengan penuh syukur, kami mengumumkan bahwa buah dari pekerjaan ini sekarang berbentuk microfiche dan segera akan tersedia pada bentuk compact disc di pusat distribusi Gereja.

    Kami juga senang mengumumkan bahwa data dari sensus Amerika Serikat tahun 1880 segera akan diedarkan dalam compact disc. Sementara itu, para sukarelawan sedang mengerjakan proyek-proyek lain, misalnya catatan kedatangan imigran ke Amerika Serikat melalui Pulau Ellis.

    Perkenankanlah saya memberikan penghargaan saya yang dalam kepada semua sukarelawan yang berani--dahulu, sekarang dan di masa datang--atas pekerjaan tekun mereka untuk proyek ini dan proyek-proyek lainnya.

    Dalam menggambarkan prestasi ini, saya menyadari bahwa bagi yang kurang terlibat dalam pekerjaan ini, saya mungkin telah memperdalam perasaan bersalah. Untuk itu saya minta maaf. Saya tahu bahwa rasa takut dan ketidaktahuan dapat menghalangi anda. Bagi yang lainnya, mungkin mendengar kata komputer saja dapat menjadi penyebab ketakutan tambahan. Ada yang dengan diam-diam berharap agar mereka dapat menyelinap melalui sisa hari-hari mereka di bumi tanpa perlu menyentuh komputer. Kepada mereka yang dapat menggunakan komputer, saya mengatakan, "Menggapailah! Milikilah harapan! Berusahalah! Saya mempunyai kabar gembira bagi anda!"

    "Waktu untuk menuai telah tiba."23 Era baru pekerjaan sejarah keluarga telah tiba. Seperti yang baru-baru ini dikatakan oleh Gordon B. Hinckley: "Tuhan telah mengilhami pria dan wanita yang terampil dalam mengembangkan teknologi-teknologi baru yang dapat kita manfaatkan dengan sebesar-besarnya dalam memajukan pekerjaan kudus ini."24 Dahulu, usaha-usaha telah dipusatkan pada pengumpulan nama dan tanggal serta pengorganisasian informasi tersebut. Kini, dengan produk komputer tersedia yang benar-benar dapat menuntun anda untuk menemukan sanak keluarga anda.

    Ijinkanlah saya untuk memperkenalkan kepada anda Family History SourceGuide [Penuntun Sumber Sejarah Keluarga] yang baru. Compact disc ini sekarang tersedia di pusat-pusat distribusi Gereja.25 Program ini dapat menuntun anda kepada catatan silsilah di negara, negara bagian, dan propinsi di seluruh dunia dan memperlihatkan bagaimana anda dapat menggunakan catatan ini untuk mengenali leluhur anda. Program ini mencakup alat bantu lain, misalnya peta, penuntun penulisan surat, terjemahan kata-kata bagi beberapa negara yang tidak berbahasa Inggris, definisi-definisi, dan istilah-istilah yang sering ditemukan dalam catatan silsilah. Family History SourceGuide memudahkan anda menemukan banyak kumpulan pengetahuan dan pengalaman dari ratusan pakar silsilah. Semuanya dapat menjadi milik anda--cukup dengan menekan sebuah tombol. Gunakanlah, dan bersukacitalah!

    Sebuah Vital Records Index [Indeks Catatan Vital] yang baru akan menyediakan pada compact disc hasil dari program ekstraksi yang disiapkan dari banyak catatan sipil dan gereja. Akan ada dukplikasi informasi antara sumber ini dan catatan dalam International Genealogical Index, tetapi sebagian besar nama dalam Vital Records Index pekerjaan tata cara bait sucinya belum dilaksanakan. Seluruh indeks akan mencakup kira-kira 25 juta catatan. Dalam beberapa bulan mendatang, indeks ini akan disebarkan dalam segmen-segmen berdasarkan wilayah geografis, misalnya Kepulauan Inggris (5 juta catatan) dan Amerika Utara (4,5 juta catatan). Arsip ini merupakan hasil kerja bertahun-tahun dari banyak pekerja program ekstraksi.

    Saya senang mengenai hal ini dan perkembangan lainnya. Tugas yang dulu tampaknya tidak terjangkau kini ada dalam jangkauan kita. "Dengan Allah tidak ada yang mustahil."26 Masa menuai yang baru telah tiba. Jalannya terbuka di mana kita dapat mematuhi kehendakNya27 dan menyediakan rantai penghubung28 antara semua masa kelegaan dan generasi.

    Untuk memulai, anda tidak perlu peralatan. Mulailah dengan sebuah bagan silsilah dan catatan kelompok keluarga.29 Buatlah daftar nama orang-orang yang anda kenal. Tambahkan informasi yang telah dipelajari dari sanak saudara yang masih hidup. Permulaan yang sederhana di rumah ini akan mempersiapkan anda untuk menerima bantuan tambahan. Dan sewaktu anda dibaptiskan bagi seorang leluhur yang telah meninggal, anda akan merasakan pengakuan dari pekerjaan ilahi ini yang akan membawa sukacita besar.

    Sewaktu kita merenungkan pentingnya tanggung jawab terhadap leluhur kita, kita juga perlu diingatkan akan pelayanan agung Tuhan. Saya mengutip dari Presiden Joseph F. Smith: "Yesus belum merampungkan pekerjaanNya ketika tubuhNya dibunuh, Dia juga belum menyelesaikannya setelah kebangkitanNya dari kematian; meskipun Dia telah mencapai tujuan untuk apa Dia ketika itu telah datang ke bumi, Dia belum memenuhi semua pekerjaanNya. Dan kapankah Dia akan merampungkannya? Tidak sebelum Dia telah menebus dan menyelamatkan setiap putra dan putri dari Bapa kita Adam yang telah atau yang akan dilahirkan ke bumi sampai akhir masa. . . . Itulah misiNya. Kita tidak akan menyelesaikan pekerjaan kita sampai kita telah menyelamatkan diri kita sendiri, dan kemudian sampai kita telah menyelamatkan semua orang yang bergantung kepada kita; karena kita akan menjadi penyelamat di Gunung Sion, sama seperti Kristus. Kita dipanggil untuk melaksanakan misi ini. Orang yang telah meninggal tidak sempurna tanpa kita, juga kita tidak sempurna tanpa mereka."30

    Untuk tujuan ini, kehendak Tuhan telah dinyatakan kepada Presiden Hinckley untuk membangun lebih banyak lagi bait suci.31 Orang Suci Zaman Akhir haruslah menjadi umat yang menerima endowmen, dan mereka akan dimeteraikan kepada keturunan dan leluhur mereka.

    Jam saku kakek saya mengingatkan saya bahwa para kakek-nenek kita memperhatikan--dan menantikan--kita untuk mengenali mereka, dihubungkan kepada mereka, dan menyediakan tata cara bait suci bagi mereka. Semoga Allah memberkati kita semua dengan keberhasilan dalam pelayanan kudus ini, adalah doa saya dalam nama Yesus Kristus, amin.

    CATATAN

    1. Andrew C. Nelson.
    2. Yohanes 4:37, 36.
    3. Lihat A&P 2:1­3.
    4. Lihat A&P 110:2­10.
    5. Lihat A&P 110:11.
    6. Lihat A&P 110:12.
    7. Lihat A&P 110:13­16.
    8. Roh Elia dapat menjadi kekuatan yang sangat kuat demi kebaikan dalam mempertobatkan, mempertahankan, dan mengaktifkan perorangan.
    9. Silsilah sekarang merupakan salah satu aplikasi yang paling cepat pertumbuhannya untuk penggunaan komputer non-komersial di rumah. Kepopuleran film seri televisi baru-baru ini yang berjudul "Ancestors" belum pernah terjadi sebelumnya. Film ini ditayangkan oleh 340 dari 353 stasiun televisi pemerintah--tingkat penayangan yang paling tinggi dalam sejarahnya. Sehubungan dengan usaha itu, sebuah buku yang berjudul Ancestors: A Beginner's Guide to Family History and Genealogy disiapkan. Lebih dari 35.000 buku terjual dalam waktu kurang dari satu tahun. Beberapa pakar telah memperkirakan bahwa 20% penggunaan Internet berhubungan dengan silsilah.
    10. A&P 128:15. Lihat Matius 5:48. Di sana dan dalam ayat Perjanjian Baru lainnya, kata sempurna diterjemahkan dari kata Yunani teleios yang berarti "dibawa pada akhirnya, selesai; lengkap."
    11. Lihat Breck England, The Life and Thought of Orson Pratt, (1958) 183. Tahun 1853 sewaktu sedang melayani misi di Washington D.C., Orson Pratt menanggapi iklan dari surat kabar meminta informasi mengenai keturunan William Pratt dari Massachusetts. Dari kontak ini, Penatua Pratt memperoleh informasi pertalian hubungan antara dia dan leluhur terdahulunya di New England. Dua puluh tahun kemudian, Penatua Pratt melaporkan bahwa leluhurnya telah ditelusuri sampai sebelas generasi dan bahwa keluarga dari saudara-saudara Pratt telah dibaptis bagi sebanyak kira-kira 3.000 orang dari leluhurnya (lihat Journal of Discourses, 16:300).
    12. Presiden Woodruff membahas wahyu itu bersama Presidensi Utama dan Kuorum Dua Belas Rasul pada tanggal 5 April 1894. Lihat Wilford Woodruff Journal, 5 April 1894, 296; Church Historical Department Archives.
    13. The Discourses of Wilford Woodruff, diseleksi oleh G. Homer Durham (1946), 157; atau Millennial Star, 28 Mei 1894, 339.
    14. Mereka menyetujui dokumen perusahaan dan memerintahkan Penatua Franklin D. Richards untuk mulai mengorganisasi Lembaga tersebut. Dia juga diangkat menjadi presiden yang pertama. Lihat James B. Allen, Jessie L. Embry, dan Kahlile B. Mehr, Hearts Turned to the Fathers: A History of the Genealogical Society of Utah, 1894­1994 (1995), 45.
    15. Koleksi dimulai dengan kira-kira 300 buku. Lihat Hearts Turned to the Fathers, 47.
    16. Lihat Hearts Turned to the Fathers, 280. Nama tersebut diganti tahun 1987 sehubungan dengan penggantian nama Departemen Silsilah menjadi Departemen Sejarah Keluarga (lihat Hearts Turned to the Fathers, 278).
    17. Disebut indeks kartu Temple Index Bureau (TIB). Kartu ini juga digunakan untuk menolong mengurangi terjadinya duplikat tata cara. Lihat Hearts Turned to the Fathers, 96­103.
    18. Indeks Silsilah dan Tabulasi Nama.
    19. Juga berfungsi untuk untuk menolong mengurangi duplikat tata cara kudus. Lihat Hearts Turned to the Fathers, 304­9. Departemen mulai mengolah nama melalui TempleReady bulan Mei 1991.
    20. "Redemption: the Harvest of Love," Ensign, Nopember 1990, 5­7.
    21. Lebih dari 50.000 anggota telah menaburkan benih pekerjaan dalam Family Record Extraction Program. Lihat Hearts Turned to the Fathers, 314-17.
    22. Sejak tanggal 24 Pebruari 1998, 329.434.125 nama telah disaring.
    23. A&P 101:64.
    24. Pernyataan yang tidak diterbitkan, 29 September 1997; digunakan atas ijin.
    25. Versi pertama telah disediakan untuk digunakan dengan Windows 95.
    26. Lukas 1:37.
    27. Lihat A&P 128:15.
    28. Lihat A&P 128:18.
    29. Brosur "Di mana Saya Mulai?" tersedia dari Konsultan Sejarah Keluarga Lingkungan. Semua produk yang dibahas ini dan komputer pendukung tersedia di Pusat-pusat Sejarah Keluarga.
    30. Joseph F. Smith, Gospel Doctrine, edisi ke 5 (1939), 442.
    31. Termasuk bait suci-bait suci lebih kecil yang tersedia bagi banyak anggota.

  •  
    © 2008 Intellectual Reserve, Inc. All rights reserved.   Rights and use information.  Privacy policy