The Christus statueThe Church of Jesus Christ of Latter-day Saints Search | Feedback | Site Map | Help | Country Sites |
Halaman Muka Gospel Library General Conference
Conferences
April dari 1998
Menyingkirkan Rintangan Menuju Kebahagiaan

Menyingkirkan Rintangan Menuju Kebahagiaan

Penatua Richard G. Scott
Dari Kuorum Dua Belas Rasul

Penghargaan bagi warisan etnik, budaya atau nasional dapatlah menjadi sangat baik dan bermanfaat, tetapi itu juga dapat melestarikan pola-pola hidup yang seharusnya disingkirkan oleh seorang Orang Suci Zaman Akhir yang berbakti.

Penatua Richard G. Scott

Selama persiapan pesan ini, saya telah berdoa dengan sungguh-sungguh agar dibimbing untuk menyampaikan sejelas dan seefektif mungkin. Penting sekali ada pengertian melalui Roh agar saya tidak dapat disalah-mengerti oleh siapa saja yang berusaha saya bantu.

Dunia sekarang semakin terbagi menjadi kelompok-kelompok perorangan yang berusaha dengan sungguh-sungguh untuk melestarikan warisan etnik, budaya, atau nasional mereka. Usaha-usaha ini biasanya dimotivasi oleh penghargaan yang tulus terhadap apa yang telah dilakukan leluhur, seringkali dalam keadaan yang paling sulit dan menantang. Penghargaan bagi warisan etnik, budaya atau nasional dapatlah menjadi sangat baik dan bermanfaat, tetapi itu juga dapat melestarikan pola-pola hidup yang seharusnya disingkirkan oleh seorang Orang Suci Zaman Akhir yang berbakti.

Karena pekanya hal yang ingin saya sampaikan, dan agar tidak disalah-mengerti, harap umpamakan bahwa anda dan saya berada sendirian di tempat yang sunyi. Umpamakan kita mempunyai ikatan persaudaraan yang dalam dan hubungan saling percaya yang memungkinkan adanya komunikasi terbuka. Marilah kita umpamakan bahwa anda telah menanyakan kepada saya bagaimana cara memperoleh manfaat terbesar dari keanggotaan anda di dalam Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir. Saya mengenal anda sebagai orang dengan iman dan keyakinan. Saya juga tahu anda sangat menghargai warisan budaya anda yang unik. Ada benang-benang warisan tersebut yang terjalin ke dalam setiap serat dari diri anda. Anda telah memperoleh manfaat yang besar darinya dan anda ingin menjadi akar yang tertanam kuat dalam tanah warisan itu agar anak dan cucu anda juga memperoleh manfaat darinya. Namun saya melihat bagaimana unsur-unsur dari pola kehidupan itu dapat bertentangan dengan ajaran Yesus Kristus dan dapat membawa kekecewaan atau kesulitan. Sebagai teman, saya ingin membantu anda melihat kemungkinan ini tanpa menyinggung perasaan anda atau sedikit pun mengurangi bagian berharga dari warisan anda yang harus dijaga dan dibina.

Sewaktu anda memeluk ajaran Yesus Kristus dan rencana kebahagiaanNya, anda dibaptiskan dan ditetapkan sebagai anggota dari kerajaanNya di bumi ini. Anda mengambil ke atas diri anda namaNya. Anda membuat komitmen untuk patuh pada ajaran-ajaranNya dan untuk membuat perubahan apa saja di dalam kehidupan anda yang dituntutkan oleh ajaran-ajaran tersebut. Untuk memperoleh kegenapan sukacita, anda perlu menerima tata cara bait suci. Pola itu akan memberi anda kebahagiaan terbesar di bumi ini dan sepanjang kekekalan. Bagi hampir setiap orang, menjadi anggota Gereja menuntut perubahan mendasar dalam gaya hidup. Kalau Kata-kata Bijaksana telah dilanggar, maka itu harus dibetulkan. Kalau ada pelanggaran terhadap hukum kesusilaan, maka itu harus dipertobatkan. Tidak seorang pun yang benar-benar memahami pentingnya keanggotaan Gereja mempunyai keraguan sedikit pun untuk melakukan penyesuaian-penyesuaian ini agar dapat menerima berkat-berkat dari penemanan yang layak di dalam kerajaanNya. Juga ada hal lain, yang mungkin kurang terlihat jelas, yang juga perlu dikesampingkan agar dapat menikmati tingkat kebahagiaan terbesar dari keanggotaan dalam kerajaanNya.

Presiden Hunter menjelaskannya dengan cara ini: "Saya ingin mengucapkan sesuatu kepada anda yang saya anggap sangatlah penting. Sepanjang kehidupan anda, anda akan dihadapkan dengan banyak pilihan. Seberapa baik anda memilih di antara pilihan-pilihan yang ada akan menentukan keberhasilan dan kebahagiaan anda dalam kehidupan. Beberapa dari keputusan-keputusan yang akan anda buat mutlak sangat kritis dan dapat mempengaruhi seluruh jalan kehidupan anda. Mohon ukurkan pilihan-pilihan itu dengan ajaran Yesus Kristus.

"Agar dapat melakukan itu anda harus mengetahui dan memahami ajaran-ajaranNya. Sewaktu anda menjalankan iman dan hidup layak untuk menerima inspirasi, anda akan dituntun dalam pilihan-pilihan penting yang anda buat."

Presiden Hunter melanjutkan: "Saya menyarankan agar anda menepatkan prioritas tertinggi pada keanggotaan anda dalam Gereja Yesus Kristus. Ukurlah apa saja yang orang lain inginkan agar anda lakukan, baik itu dari keluarga anda, orang-orang yang anda kasihi, warisan budaya anda, atau tradisi-tradisi yang telah anda warisi--ukurlah segala sesuatu dengan ajaran Juru Selamat. Jika anda menemukan perbedaan dari ajaran-ajaran itu, singkirkan hal itu dan jangan lanjutkan. Itu tidak akan mendatangkan kebahagiaan kepada anda." ("Counsel to Students and Faculty," Church College of New Zealand, 12 Nopember 1990).

Mengapa harus memberikan ajaran-ajaran Tuhan prioritas utama? Ajaran-ajaran Tuhan adalah buku pegangan anda yang sempurna untuk kebahagiaan. Juru Selamat adalah Penebus anda. PengorbananNya memberiNya hak untuk menghakimi anda dan untuk pada akhirnya memberi anda berkat-berkat terbesar atas kepatuhan terhadap perintah-perintahNya. Dia adalah teladan yang sempurna. Meskipun Dia mempunyai kuasa yang tidak terbatas sebagai seorang Allah, namun Dia rendah hati, tunduk kepada Bapa. Tidak ada kesombongan atau hasrat untuk penghargaan pribadi.

Bapa Surgawi anda telah menugaskan anda untuk dilahirkan ke dalam suatu garis keturunan tertentu dari mana anda menerima warisan ras, budaya, dan tradisi anda. Garis keturunan itu dapat menyediakan warisan yang kaya dan alasan yang besar untuk bersukacita. Namun anda memiliki tanggung jawab untuk menentukan apakah ada bagian dari warisan itu yang harus dibuang karena bertentangan dengan rencana kebahagiaan Tuhan.

Anda mungkin bertanya, bagaimana orang dapat menentukan apakah suatu tradisi bertentangan dengan ajaran-ajaran Tuhan dan harus ditinggalkan? Itu tidak dilakukan dengan mudah. Saya telah mendapati betapa sulit melakukannnya sewaktu saya berusaha mengatasi beberapa tradisi saya sendiri yang tidak benar. Akan tetapi memahami perlunya melakukan itu merupakan suatu langkah penting menuju keberhasilan. Kebiasaan dan tradisi kita menjadi bagian yang tak terpisahkan dari diri kita. Kebiasaan dan tradisi itu tidak mudah untuk dinilai secara obyektif. Dengan cermat pelajarilah tulisan suci dan nasihat para nabi untuk memahami bagaimana Tuhan menginginkan anda untuk hidup. Kemudian evaluasilah setiap bagian dari kehidupan anda dan buatlah setiap penyesuaian yang diperlukan. Mintalah bantuan dari orang lain yang anda hormati, yang telah berhasil menyingkirkan beberapa keyakinan atau tradisi yang dipegang erat yang tidak selaras dengan rencana Tuhan. Jika dalam keraguan, tanyakan kepada diri anda sendiri, "Apakah ini yang diinginkan Juru Selamat agar saya lakukan?"

Mengubah pola hidup yang sudah tertanam dalam dapat sulit sekali. Teman-teman lama dapat mengejek, mengkritik, dan bahkan menganiaya. Iman yang kokoh terhadap Juru Selamat dan kepatuhan akan membantu anda mengatasi kesulitan semacam itu menuju berkat-berkat yang lebih besar. Tulisan suci menggambarkan bagaimana keyakinan dan iman dapat mengatasi tradisi-tradisi yang bertentangan dengan rencana Allah, membawa berkat-berkat kepada perorangan, dan bahkan kepada generasi demi generasi. Kebulatan tekad Abraham yang tidak tergoyahkan untuk setia pada kebenaran dan untuk menolak tradisi yang keliru telah amat memberkati dirinya. Kesetiaannya akan memahkotai dengan banyak pahala semua orang yang patuh dari bani Israel. Contoh dramatis lainnya dalam hal membuang tradisi yang sudah lama berakar dalam perubahan diri orang Laman yang suka berperang menjadi pengikut Kristus yang rendah hati, yang bersedia mati daripada melanggar perjanjian yang dibuat sebagai anggota kerajaanNya.

Saya mendorong anda yang sudah membuat pilihan budaya yang tepat untuk membantu orang lain berbuat hal serupa. Ajarkan mereka untuk menyadari berkat-berkat jangka panjang kedamaian dan kebahagiaan yang datang dari suatu keputusan untuk menempatkan Bapa di Surga, rencanaNya, dan PutraNya sebagai pusat dari prioritas mereka. Ikutilah teladan Amon. Dia dengan sabar mengajar Raja Lamoni untuk mengenali dan untuk meninggalkan tradisi-tradisi yang tidak benar. Banyak orang diberkati karena keputusannya untuk meninggalkan tradisi-tradisi tidak benar itu. Amon mengajarkan kebenaran dengan demikian jelasnya sehingga Lamoni disentuh oleh Roh dan berkeinginan untuk meninggalkan semua tradisinya yang keliru (lihat Alma 18:24­41; 19:35­36).

Apakah budaya yang anda miliki adalah budaya di mana suami memainkan peranan yang mendominasi, suka memerintah, membuat segala keputusan penting bagi keluarga? Pola itu perlu diperlunak agar suami dan istri keduanya bertindak sebagai mitra setara, membuat keputusan dalam kesatuan bagi diri dan keluarga mereka. Tidak ada keluarga yang dapat bertahan lama dalam keadaan takut atau tekanan kekuasaan; itu menuntun pada pertengkaran dan pemberontakan. Kasih adalah landasan dari keluarga yang bahagia.

Berikut adalah tradisi-tradisi lainnya yang harus disingkirkan, setiap aspek warisan:

  • yang melanggar Kata-kata Bijaksana.

  • yang didasarkan pada memaksa orang lain untuk tunduk pada status kekuasaan yang seringkali ditentukan melalui keturunan.

  • yang mendorong pembentukan sistem kasta.

  • yang menimbulkan konflik dengan budaya lain.

    Ada bahaya besar dalam mengutamakan warisan budaya melebihi keanggotaan dalam Gereja Yesus Kristus. Semangat untuk mempertahankan budaya sendiri dapat menuntun kepada akibat-akibat yang diketahui salah tetapi dibenarkan karena perasaan "mereka" melawan "kita." Geng, dengan segala potensinya yang merusak, tumbuh dalam suatu budaya jati diri kelompok di atas asas benar atau salah. Merupakan pelanggaran terhadap perintah Allah jika suatu ras menganiaya ras lainnya, apa pun alasannya.

    Jika anda memilih, meskipun tanpa mengetahui, untuk mengikuti tradisi yang bertentangan dengan ajaran-ajaran Tuhan, anda memilih untuk melanggar perjanjian-perjanjian suci yang dibuat pada waktu pembaptisan. Keputusan itu menjadi lebih serius kalau perjanjian bait suci telah dibuat. Tindakan seperti itu akan menyingkirkan anda dari rencana kebahagiaan, kedamaian, dan sukacita kekal yang telah dirancang oleh Pencipta anda, pada sesuatu yang jauh kurang nilainya dan jauh kurang kapasitasnya untuk memberkati kehidupan anda. Sewaktu kerajaan Tuhan dan ajaran-ajaranNya menjadi yang terpenting di atas segalanya dan anda disatukan dalam kasih Juru Selamat dan Bapa kita di Surga, maka nuansa dan keunikan indah warisan budaya anda dapat berkembang dan menghasilkan tuaian berkat yang berlimpah.

    Lakukanlah apa yang benar. Janganlah terlalu kuatir tentang apa yang dilakukan orang lain. Tentunya janganlah membenarkan penyimpangan dari apa yang anda ketahui adalah benar karena pilihan salah orang lain.

    Setan ingin menghancurkan keluarga. Rencana Bapa kita di Surga terpusat pada hubungan keluarga yang penuh kasih di sini dan dalam kekekalan. Setan ingin meremehkan wewenang dan ketertiban, sementara wewenang yang diterapkan dengan benar merupakan tulang punggung pekerjaan Bapa Surgawi dalam keluarga, Gereja, dan setiap aspek dari KerajaanNya. Setan ingin memisahkan anak-anak Bapa menjadi kelompok-kelompok dengan minat perorangan yang dipegang kuat. Dia ingin mendorong agar orang mempertahankan egoisme itu terlepas dari dampaknya terhadap orang lain. Rencana Bapa dinyatakan dalam perkataan PutraNya, "Lihatlah, . . . Aku berfirman kepadamu: Jadilah satu, dan jika kamu tidak menjadi satu, kamu bukan milikku." (A&P 38:27). Setan menonjolkan konsep bahwa hidup haruslah dipenuhi dengan hiburan pribadi yang berkesinambungan bahkan meskipun itu merusak kesejahteraan orang lain. Bapa di Surga memberi kita rencana kebahagiaan yang mencakup penyingkiran minat yang mementingkan diri dan menyediakan kebahagiaan melalui pelayanan kepada orang lain. Teladan dan ajaran-ajaran Yesus dapat mempersatukan anak-anak Bapa, tanpa memandang budaya atau asal-usul, di bawah satu panji keanggotaan di dalam kerajaanNya. Brigham Young mengajarkan:

    "Suatu persatuan yang sempurna akan menyelamatkan suatu bangsa, karena makhluk-makhluk cerdas [hanya dapat] menjadi satu dengan sempurna . . . dengan menjalankan asas-asas yang berkenaan dengan kehidupan kekal. Orang-orang jahat bisa bersatu sebagian dalam kejahatan; tetapi . . . asas-asas yang menyebabkan mereka bersatu sebagian itu sendiri akan menimbulkan pertentangan . . . untuk menghancurkan persetujuan sementara tersebut. Hanya . . . kebenaran dan kebajikan yang dapat menjamin . . . kelanjutan kekal dari ikatan yang sempurna; karena hanya kebenaran dan orang yang dikuduskan olehnya yang dapat tinggal dalam kemuliaan selestial." (Discourses of Brigham Young, diseleksi oleh John A. Widtsoe [1961], hlm. 282).

    Bila dalam suatu usaha canggung untuk mengungkapkan suatu kebenaran saya telah membangkitkan perasaan tersinggung, saya meminta maaf. Harap abaikan ketidakmampuan saya dan berusahalah untuk memahami kebenaran yang sedang diucapkan. Dalam saat-saat tenang untuk merenungkan hal-hal ini, pikirkanlah apa yang telah dinyatakan Bapa Surgawi dan PutraNya terkasih sebagai prioritas kunci dari kehidupan. Periksalah kehidupan anda sendiri untuk memastikan agar semuanya selaras dengan ajaran-ajarannya. Hanya itu yang berusaha saya sampaikan. Sewaktu saya melakukan perjalanan di negara saya sendiri dan ke negara-negara lainnya di dunia, saya melihat manfaat besar yang berasal dari beragam budaya yang ada. Namun manfaat itu kadang-kadang dibayangi oleh pengaruh-pengaruh negatif yang diakibatkan oleh tradisi-tradisi itu yang bertentangan dengan ajaran-ajaran sang Guru.

    Saya bersaksi bahwa anda akan menyingkirkan rintangan menuju kebahagiaan dan menemukan kedamaian yang lebih besar sewaktu anda menyatakan pengabdian utama anda terhadap keanggotaan anda dalam Gereja Yesus Kristus, dan ajaran-ajaranNya landasan kehidupan anda. Jika tradisi keluarga atau nasional atau adat istiadat bertentangan dengan ajaran-ajaran Allah, singkirkanlah. Jika tradisi dan kebiasaan selaras dengan ajaran-ajaranNya, hargailah dan ikutilah untuk melestarikan budaya dan warisan anda. Ada satu warisan budaya yang tidak pernah perlu anda ubah. Yaitu warisan budaya yang berasal dari keadaan diri anda sebagai putra atau putri dari Bapa di Surga. Demi kebahagiaan, kendalikan hidup anda melalui warisan budaya tersebut. Dalam nama Yesus Kristus, amin.

  •  
    © 2008 Intellectual Reserve, Inc. All rights reserved.   Rights and use information.  Privacy policy