The Christus statueThe Church of Jesus Christ of Latter-day Saints Search | Feedback | Site Map | Help | Country Sites |
Halaman Muka Gospel Library General Conference
Conferences
April dari 1998
Membalikkan Hati kepada Keluarga

Membalikkan Hati kepada Keluarga

Margaret D. Nadauld
Presiden Umum Remaja Putri

Bapa Surgawi memiliki sebuah rencana bagi anak-anakNya dan . . . keluarga merupakan bagian inti dari rencana itu.

Margaret D. Nadauld

Di seluruh dunia, dari Asia ke Afrika, dari Selandia Baru ke Norwegia, para remaja putri yang luar biasa dari Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir membalikkan hati kepada keluarga. Ini merupakan suatu peringatan keluarga sedunia sepanjang tahun ini. Kita tahu bahwa keluarga adalah bagian yang penting dari rencana Bapa Surgawi bagi anak-anaknya. Ini dijelaskan dalam dokumen "Keluarga: Pernyataan kepada Dunia."

Saya teringat jelas ketika pernyataan itu disampaikan. Pernyataan itu sangatlah mengesankan bagi saya. Pada tanggal 23 September 1995, para wanita Gereja berkumpul dalam sebuah pertemuan umum Lembaga Pertolongan. Nabi kita, Presiden Gordon B. Hinckley, berdiri untuk berbicara kepada kami. Sebagai bagian dari ceramahnya dia membacakan untuk pertama kalinya sebuah dokumen yang disebut "Keluarga: Pernyataan kepada Dunia." Dalam pernyataan ini kita diajarkan kembali, oleh Presidensi Utama dan Kuorum Dua Belas Rasul, bahwa Bapa Surgawi memiliki sebuah rencana bagi anak-anakNya dan bahwa keluarga merupakan bagian inti dari rencana itu. Maka, adalah penting, bahwa kita menguatkan keluarga-keluarga ini yang begitu amat penting dalam pandangan Allah.

Anda para remaja putri memiliki peran penting yang harus dimainkan dalam setidaknya tiga keluarga. Pertama adalah keluarga di mana anda menjadi bagian darinya, kedua adalah keluarga masa depan anda, dan ketiga adalah keluarga surgawi di mana kita semua adalah bagiannya. Marilah kita pertimbangkan tempat kita dalam setiap ketiga keluarga ini.

Pertama, marilah kita pertimbangkan keluarga di mana anda tumbuh sekarang ini. Ketika saya berpikir tentang keluarga di mana saya dibesarkan, saya teringat bagaimana adik perempuan saya dan saya berbagi kamar tidur dan piano serta mencuci peralatan makan. Saya ingat mulai terkekeh-kekeh geli dengan adik lelaki saya pada saat makan malam, dan kami tertawa demikian kerasnya hingga kami diminta meninggalkan meja makan hingga kami bisa berhenti.

Ah, anda dapat belajar banyak hal dalam sebuah keluarga, bukan? Dan itu semua merupakan hal-hal yang pentinghal-hal seperti berdoa dan berbagi dan tertawa dan mengasihi dan bekerja dan hidup rukun dengan yang lainnya. Betapa saya bersyukur atas segala pelajaran penting kehidupan yang saya pelajari dalam keluarga saya.

Banyak di antara anda para remaja putri telah menulis dan membagikan dengan kami pengalaman keluarga anda serta beberapa hal yang anda pelajari sewaktu anda membalikkan hati anda kepada keluarga anda. Katie Quinn yang berusia 12 tahun menulis:

"Ibu saya sedang menantikan kelahiran seorang bayi . . . Dia hampir selalu harus berbaring . . . dan tiba-tiba ada setumpuk tanggung jawab di pundak saya karena saya adalah yang tertua. Saya juga baru mulai memasuki sekolah tingkat menengah dan memiliki banyak sekali pekerjaan rumah.

"Saya tahu saya harus banyak menolong, dan saya bahkan berdoa untuk mengetahui apa yang harus saya lakukan. Saya merasakan sebuah jawaban datang ketika nenek saya, yang tinggal bersama kami untuk beberapa minggu, menceritakan kepada saya sebuah kisah tentang salah seorang leluhur saya yang pada usia 11 tahun telah mengemudikan sebuah kereta bertutup seorang diri melintasi dataran menuju Lembah Salt Lake. Kedua orang tuanya telah meninggal di perjalanan, dan dia ditinggalkan untuk mengurus keempat adik perempuannya, termasuk seorang bayi, dan membawa mereka ke Sion. Kisah ini membuat saya menyadari bahwa saya dapat menjadi seperti leluhur saya itu dan terus mendorong maju.

"Saya memutuskan bahwa akanlah sangat membantu keluarga saya bila saya membuatkan bekal makan siang bagi adik-adik perempuan saya atau melakukan tugas lain seperti melipat pakaian dan menyetrika serta pekerjaan rumah tangga tambahan lainnya.

"Saya mengumpulkan adik-adik lelaki dan perempuan saya setiap pagi sebelum sekolah dan mengadakan pembacaan tulisan suci keluarga kami, meskipun ayah saya telah berangkat kerja terlebih dahulu dan ibu saya terlalu sakit untuk memimpin kami.

"Keluarga saya . . . tumbuh semakin akrab karena [kami] harus saling membantu. Berkat terbesar datang pada tanggal 1 Mei 1997, ketika Hannah Ada Quinn dilahirkan" (surat pribadi dalam kepemilikan penulis).

Terima kasih atas suratnya, Katie.

Dia belajar mengenai tekad dan keberanian serta loyalitas kepada keluarga dari leluhurnya yang hidup jauh sebelumnya, dan kemudian dia menggunakan sifat-sifat itu sewaktu dia membantu keluarganya yang membutuhkannya. Banyak di antara anda melakukan hal yang serupa untuk memberkati dan memperkuat keluarga anda.

Apakah anda menyadari bahwa Katie dan anda sedang mempersiapkan diri bagi keluarga masa depan anda dengan belajar dan berlatih pada orang tua serta adik dan kakak anda?

Perkenankan saya meminta anda untuk berpikir sejenak mengenai keluarga masa depan anda. Dapatkah anda membayangkan diri anda sendiri sebagai seorang ibu? Katupkan mata anda. Bayangkan diri anda sendiri 10 tahun mendatang. Apa yang akan anda kerjakan? Apakah anda akan melanjutkan pendidikan atau mempelajari suatu ketrampilan yang bermanfaat? Akan seperti apakah anda? Bukalah mata anda. Dalam mata benak anda, apakah anda melihat diri anda sebagai pemelihara dari para putra dan putri Bapa Surgawi? Anda dapat berlatih sekarang dengan bersikap mengasihi dan lembut kepada anak-anak kecil serta dengan mengatakan hal-hal yang paling ramah dalam cara yang paling ramah di rumah anda. Apakah anda membayangkan diri anda sendiri sebagai seorang ibu yang dapat membantu anak-anaknya dalam mempelajari matematika atau ilmu pengetahuan atau sejarah? Bila demikian, tebak apa yang sebaiknya anda lakukan di sekolah! Apakah anda menginginkan keindahan dan musik serta etika di rumah anda? Hari ini anda dapat mulai mengembangkan bakat artistik dan musik anda demi rumah tangga dan keluarga masa depan anda. Apakah anda ingin memiliki kedamaian dan ketertiban dalam rumah tangga anda? Maka, para sister muda yang saya kasihi, jadilah seorang pembawa damai, bantulah menjaga rumah anda bersih dan teratur, bantulah dengan cucian kotor. Dapatkah anda membayangkan keluarga masa depan anda duduk di sekeliling sebuah meja tertawa dan berbagi gagasan serta menikmati makanan yang lezat dan bergizi yang anda persiapkan dengan kasih? Maka tampaknya anda akan perlu belajar memasak! Bantulah mempersiapkan hidangan. Kumpulkan resep-resep dari ibu dan nenek anda. Belajarlah cara membuat kue apel atau poi atau tortillakesukaan keluarga anda, apa pun itu.

Perkenankan saya memberitahu kepada anda apa yang saya lihat dalam diri anda. Saya melihat di dalam diri anda para remaja putri yang mendapatkan pendidikan dan mempersiapkan diri untuk memberkati orang lain melaluinya. Tolonglah, demi diri anda sendiri dan keluarga masa depan anda, pilihlah pendidikan yang baik. Jadikan diri anda berkemampuan. Jadilah orang yang mengenal segala bidang. Bekerjalah dengan keras. Di dalam diri anda para remaja putri, saya melihat gadis-gadis yang mendambakan untuk membentuk sebuah rumah kasih, rumah ketertiban, rumah iman.

Saya melihat remaja putri yang memahami bahwa hal-hal yang anda lakukan dewasa ini akan menjadikan anda wanita kuat dan setia yang Tuhan butuhkan untuk memberkati anak-anakNya. Anda ingin mengajar keluarga anda mengenai Bapa Surgawi dan cara-caraNya, dan anda mengetahui bagaimana dan kemana harus pergi untuk persiapan itu, bukan? Belajar tulisan suci, pertemuan-pertemuan Gereja, doa, seminari, malam keluarga.

Dalam persiapan untuk masa depan anda, bolehkah saya mengundang anda untuk melakukan sesuatu ketika anda tiba di rumah malam ini? Maukah anda pergi ke buku harian anda dan menuliskan di dalamnya anda ingin menjadi wanita macam apa? Dan kemudian maukah anda bekerja untuk menjadikan impian mengenai masa depan anda itu menjadi kenyataan dalam kehidupan anda? Dengan cara ini anda akan membalikkan hati anda kepada keluarga yang kelak akan anda miliki.

Sekarang, marilah kita mempertimbangkan bagian anda dalam keluarga Bapa Surgawi. Anda adalah seorang putri yang luar biasa dan berharga dari Bapa Surgawi yang mengasihi anda. Anda telah dipilih sebelum dunia ini dijadikan untuk tampil melakukan beberapa hal yang amat luar biasa dan istimewa! Dengarkan ayat suci ini dari kitab [Mutiara yang Sangat Berharga,] Joseph F. Smith Penglihatan Mengenai Penebusan Orang Yang Telah Mati, ayat 56: "Bahkan sebelum mereka dilahirkan, mereka bersama-sama banyak yang lainnya, menerima pelajaran mereka yang pertama di dunia roh dan disiapkan untuk tampil pada waktu yang telah ditentukan Tuhan untuk bekerja di dalam kebun anggurNya demi penyelamatan jiwa-jiwa manusia." Apakah anda mengetahui hal itu? Bapa Surgawi kita mengirim kita ke bumi ini untuk suatu tujuan.

Merupakan suatu berkat yang ilahi dan tidak ternilai dilahirkan sebagai seorang wanita. Bapa Surgawi anda memberkati anda, para putriNya, dengan beberapa sifat yang amat berharga dalam kapasitas tambahan--sifat-sifat seperti kepekaan, kerohanian, pembawaan yang suka mengasihi dan memelihara. Manfaatkanlah kesempatan untuk mengembangkan karunia-karunia ilahi ini dan kemudian menggunakannya untuk memberkati orang lain. Berbahagialah. Sebarkanlah sedikit sinar matahari. Anda dapat mengamati para wanita setia yang anda kagumi dan kemudian mengambil ke dalam kehidupan anda sendiri sifat-sifat yang membuat wanita-wanita ini menjadi putri-putri Allah yang berhasil, yang bahagia. Dia akan membantu anda melakukan hal ini karena Dia menginginkan anda menjadi yang terbaik yang dapat anda capai.

Karena kita dikirim ke bumi ini untuk diuji dan untuk membuktikan diri kita sendiri, mungkin akan ada beberapa hal dalam kehidupan yang tidak sesuai persis dengan yang kita rencanakan. Begitulah adanya dengan kehidupan duniawi. Tetapi ingatlah hal ini: sewaktu anda bekerja keras dan mempersiapkan diri anda sendiri untuk membuat kontribusi dan mematuhi perjanjian yang anda buat saat pembaptisan dan di dalam bait suci, anda dapat menghadapi tantangan apa pun dalam kehidupan dengan iman dan harapan serta keberanian! Sebagai bagian dari rencanaNya, Bapa Surgawi menyediakan seorang Juru Selamat yang akan membantu kita dalam kehidupan ini, dan Dia akan membantu kita kembali pulang kepadaNya. Dia berkata "Inilah pekerjaanKu serta kemuliaanKu untuk mendatangkan kebakaan serta hidup yang kekal bagi manusia" (Musa 1:39). Dia mengasihi anda. Dia menginginkan anda untuk menjadi berhasil. Dan Dia akan membantu anda berhasil dalam misi kehidupan anda.

Sewaktu saya mulai berbicara kepada anda malam ini, saya mengenang keluarga tempat saya tumbuh. Dalam menutup, perkenankan saya menceritakan hal lain yang saya ingat mengenai keluarga itu. Ketika saya baru berusia 9 tahun, bayi adik lelaki kami yang berusia 1 hari meninggal dunia. Kami begitu sedih dan kecewa serta menangis dengan kerasnya. Dan apakah anda mengetahui apa yang ayah kami lakukan? Dia mengumpulkan kami, dan kami berlutut dalam doa keluarga. Dia berterima kasih kepada Bapa Surgawi atas bayi mungil yang kami miliki untuk waktu yang demikian singkatnya, dan kemudian dia meminta Tuhan untuk memberkati bayi kecil tersebut, David, yang kini berada di Surga. Ayah meminta Bapa Surgawi untuk memberkati ibu kami, yang amat sakit. Ibu memulihkan kesehatannya, dan kami semua berusaha untuk hidup sedemikian rupa agar kami dapat dipersatukan kembali sebagai keluarga dengan David suatu hari kelak. Saya selalu berdoa bagi David. Dia akan selamanya menjadi adik saya. Kami adalah keluarga yang kekal karena orang tua kami menikah di bait suci. Anda dapat memberi anak-anak anda karunia yang sama, berkat menjadi bagian dari sebuah keluarga yang kekal. Ini adalah karunia paling berharga yang dapat anda sediakan bagi mereka. Rencanakanlah untuk melakukannya. Bersiaplah untuk melakukannya. Hiduplah layak untuk mendapatkannya. Semoga Dia akan memberkati anda untuk melakukannya, saya doakan dalam nama Yesus Kristus, amin.

 
© 2008 Intellectual Reserve, Inc. All rights reserved.   Rights and use information.  Privacy policy