The Christus statueThe Church of Jesus Christ of Latter-day Saints Search | Feedback | Site Map | Help | Country Sites |
Halaman Muka Broadcast General Conference Archives
Conferences
April 2001
"Perkataan-Nya Akan Kamu Terima"

"Perkataan-Nya Akan Kamu Terima"

Penatua M. Russell Ballard
Dari Kuorum Dua Belas Rasul

"Merupakan hal besar, brother dan sister sekalian, untuk memiliki seorang nabi Allah di tengah- tengah kita. Berkat-berkat besar dan menakjubkan akan datang ke dalam kehidupan kita ketika kita mendengarkan perkataan Tuhan yang diberikan kepada kita melalui dia."

Penatua M. Russell Ballard

B rother dan sister sekalian, apakah Anda pernah memiliki pengalaman mengendarai mobil mengitari kota berulang kali dengan supir yang mengatakan, "Saya tahu jalan itu; saya yakin dapat menemukannya"? Akhirnya, dengan putus asa, dia berhenti dan bertanya kepada seseorang mengenai arah jalan itu. Saya dapat menerka Anda para sister telah mengalaminya! Betapa lebih mudah untuk menemukan jalan ketika kita mengikuti petunjuk dari seseorang yang mengetahui arah jalan tempat tujuan kita.

Banyak di antara kita mungkin menemukan diri kita dalam situasi yang sama sewaktu kita melakukan perjalanan kita melalui jalan kehidupan kita yang penuh liku-liku dan tantangan. Ini merupakan masa-masa sulit, dimana apa yang dianggap benar, jujur, dan dapat diterima dalam kebudayaan dan masyarakat dunia sudah benar-benar berubah. Ketika kita mengira kita mengetahui jalan menuju kebahagiaan dan kedamaian, beberapa pola berpikir baru muncul yang dapat menuntun kita terperosok ke jalan yang hanya akan menambah kebingungan dan intensitas kesedihan kita. Pada saat-saat seperti itu, kita mungkin bertanya-tanya, "Adakah suara yang akan senantiasa memberi kita petunjuk yang jelas untuk menemukan jalan kita di dunia zaman sekarang yang penuh tantangan?" Jawabannya adalah ada. Suara itu adalah suara dari para nabi dan rasul yang hidup.

Ketika Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir diorganisasi 171 tahun yang lalu pada bulan ini, Tuhan memberikan sebuah wahyu kepada para anggota Gereja melalui nabi-Nya, Joseph Smith Jr. Berbicara mengenai Presiden Gereja, Juruselamat memerintahkan para anggota untuk "mengindahkan semua perkataan dan perintahnya yang akan diberikannya kepadamu sewaktu dia menerimanya dalam kekudusan ini di hadapan-Ku;

"Karena perkataannya akan kamu terima, seolah-olah dari mulut-Ku sendiri, dalam segala kesabaran dan iman" (A&P 21:4–5).

Kemudian Tuhan memberi sebuah janji besar kepada mereka yang patuh: "Karena dengan melakukan hal-hal ini alam maut tidak akan berkuasa terhadapmu. Ya, dan Tuhan Allah akan membuyarkan kuasa kegelapan dari hadapanmu, dan menyebabkan langit bergetar demi kebaikanmu dan demi kemuliaan nama-Nya" (A&P 21:6).

Satu setengah tahun kemudian, Tuhan menambahkan pada janji penting itu peringatan keras: "Lengan Tuhan akan dinyatakan dan harinya akan tiba tatkala mereka yang tidak mau mendengarkan suara Tuhan, ataupun suara para hamba-Nya, ataupun mengindahkan perkataan para nabi dan para rasul, akan disingkirkan dari antara orang-orang" (A&P 1:14).

"Apa yang telah Aku, Tuhan, katakan, telah Aku katakan dan Aku tidak akan memaafkan Diri-Ku, dan sekalipun langit dan bumi akan lenyap, firman-Ku tidak akan lenyap, tetapi semuanya akan digenapi, baik oleh suara-Ku sendiri maupun oleh suara para hamba-Ku, itu sama saja" (A&P 1:38).

Merupakan hal besar, brother dan sister sekalian, untuk memiliki seorang nabi Allah di tengah-tengah kita. Berkat-berkat besar dan menakjubkan akan datang ke dalam kehidupan kita ketika kita mendengarkan perkataan Tuhan yang diberikan kepada kita melalui dia. Pada saat yang sama, mengetahui bahwa Presiden Gordon B. Hinckley adalah nabi Allah juga memberi kita tanggung jawab. Ketika kita mendengar nasihat dari Tuhan yang dinyatakan melalui perkataan Presiden Gereja, tanggapan kita hendaknya positif dan segera. Sejarah telah menunjukkan bahwa ada keselamatan, kedamaian, kemakmuran dan kebahagiaan dalam menanggapi nasihat kenabian sebagaimana yang dilakukan Nefi pada zaman dahulu: "Aku akan pergi dan melakukan hal yang Tuhan telah perintahkan" (1 Nefi 3:7).

Kita mengetahui pengalaman Naaman, yang menderita kusta dan yang akhirnya menghubungi nabi Elisa dan diperintahkan untuk "pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan, maka tubuhmu akan pulih kembali" (2 Raja-raja 5:10).

Pada mulanya, Naaman tidak bersedia mengikuti nasihat Elisa. Dia tidak dapat memahami hal-hal yang telah diminta agar dia lakukan--mandi tujuh kali di sungai Yordan. Dengan perkataan lain, kesombongan dan keras kepalanya telah menahannya dari menerima berkat Tuhan melalui nabi-Nya. Dengan rasa syukur, dia akhirnya turun membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, "sesuai dengan perkataan abdi Allah itu; lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan dia menjadi tahir" (2 Raja-raja 5:14).

Sungguh hal yang merendahkan hati bagi Naaman untuk menyadari betapa cepat dia membiarkan kesombongan dan sifat keras kepalanya untuk mendengarkan nasihat nabi yang mencegahnya dari menerima sebuah berkat besar dan membersihkan tubuhnya itu. Dan sungguh hal yang merendahkan hati untuk merenungkan seberapa banyak di antara kita yang mungkin kehilangan berkat-berkat besar yang dijanjikan tersebut karena kita tidak mendengarkan dan kemudian melakukan hal-hal yang sebenarnya sederhana yang nabi kita perintahkan untuk kita lakukan dewasa ini.

Tahun lalu, misalnya, Presiden Hinckley telah memberikan tiga ceramah penting mengenai memperkuat keluarga, dan khususnya kaum remaja dan remaja dewasa lajang Gereja. Pertama-tama dia berbicara langsung mengenai pokok bahasan itu kepada para ibu dalam pertemuan umum Lembaga Pertolongan bulan Oktober. Kemudian dia berbicara kepada para ayah dan pemimpin imamat dalam konferensi umum sesi imamat. Apakah Anda ingat, para ayah? Dia mengingatkan Anda para orang tua bahwa "Anda telah masuk ke dalam kerekanan dengan Bapa kita di Surga untuk memberikan pengalaman fana kepada para putra dan putri-Nya. Mereka adalah anak-anak-Nya dan mereka adalah anak-anak Anda, darah daging Anda, untuk mana Dia akan meminta tanggung jawab Anda" ("Tantangan Terbesar Anda, Ibu," Liahona, Januari 2001, 113).

Kemudian, pada bulan November yang lalu dari mimbar ini, Presiden Hinckley berbicara kepada kaum remaja Gereja. Dalam pengajaran yang menyentuh hati yang akan dikenang sepanjang masa, dia menantang kaum remaja Gereja untuk menetapkan tujuan-tujuan bagi diri mereka untuk be grateful, be smart, be clean, be true, be humble, be prayerful [bersyukurlah, jadilah cerdik, jadilah bersih, jadilah benar, jadilah rendah hati, jadilah penuh doa]. Keenam "B's" tersebut, seperti disebut Presiden Hinckley, adalah standar luar biasa bagi seluruh Orang Suci Zaman Akhir. Dia membicarakan berulang kali asas-asas tersebut kepada para remaja putri di dalam pertemuan minggu yang lalu, dan saya percaya hal itu berlaku bagi para ibu dan ayah seperti hal itu juga berlaku bagi kaum remaja dan remaja dewasa lajang. Sebagai orang tua dan para pemimpin dewasa para remaja, kita tidak dapat mengharapkan kaum remaja kita menerapkan dengan serius hal-hal yang telah dikatakan nabi kepada mereka jika kita menunjukkan sikap menolak nasihatnya yang diberikan di dalam kehidupan kita.

Adalah penting untuk mengingat bahwa Presiden Hinckley berdoa kepada Tuhan mewakili kaum remaja kita. Dia berkata, "Saya ingin Anda tahu bahwa saya telah berlutut dalam doa memohon kepada Tuhan untuk memberkati saya dengan kuasa dan kemampuan serta bahasa untuk menjangkau hati Anda" ("Sebuah Nasihat dan Doa Nabi untuk Remaja," Liahona, April 2001, 30).

Selama sesi imamat Presiden Hinckley mengatakan: "Saya berharap [putra dan putri Anda] dapat berbagi beban dengan Anda, para ayah dan ibu. Saya berharap Anda mau mendengarkan, dan Anda mau bersabar serta memahami, dan Anda mau menarik mereka ke arah Anda dan menghibur serta mendukung mereka dalam kesepian mereka. Berdoalah memohon petunjuk. Berdoalah memohon kesabaran. Berdoalah memohon kekuatan untuk mengasihi meskipun serangan itu serius. Berdoalah memohon pemahaman dan kelembutan, dan di atas segalanya, memohon kebijaksanaan dan inspirasi" ("Besarlah Damai Anak-anakmu," Liahona, Januari 2001, 61).

Apakah kita telah mempelajari nasihatnya dan mengenali hal-hal yang perlu kita hindari atau lakukan secara berbeda? Saya mengenal seorang anak berusia 17 tahun yang sebelum ceramah nabi, telah menindik telinganya untuk yang ke dua kalinya. Dia pulang ke rumah setelah acara api unggun, melepaskan dua pasang anting-antingnya, dan berkata kepada orang tuanya, "Jika Presiden Hinckley dengan sederhana mengatakan kita hendaknya hanya memakai sepasang anting-anting, itu sudah cukup bagi saya."

Menggunakan dua pasang anting-anting atau mungkin juga tidak memiliki akibat-akibat kekal bagi remaja putri ini, tetapi kesediaannya untuk mematuhi kehendak nabi memiliki akibat kekal. Dan jika dia mau mematuhinya sekarang, patuh pada hal yang sebenarnya sederhana, betapa lebih mudah untuk mengikuti dia ketika hal-hal yang besar lainnya diberikan.

Apakah kita mendengarkan, brother dan sister? Apakah kita mendengarkan perkataan nabi kepada kita sebagai orang tua, sebagai para pemimpin remaja, dan sebagai kaum remaja? Atau apakah kita membiarkan diri kita, seperti Naaman yang dibutakan oleh kesombongan dan sifat keras kepalanya, yang dapat menahan kita dari menerima berkat-berkat yang datang dari mengikuti ajaran-ajaran dari nabi Allah?

Hari ini saya membuat sebuah janji kepada Anda. Janji itu sederhana, tetapi benar. Jika Anda mau mendengarkan nabi dan para rasul yang hidup serta mengindahkan nasihat mereka, Anda tidak akan tersesat.

Brother dan sister serta kaum remaja Gereja, jangan pernah menyia-nyiakan kesempatan untuk duduk bersama sebagai sebuah keluarga dan membahas nasihat yang diberikan oleh Presiden Hinckley. Para orang tua, belajarlah satu sama lain dan bersama anak-anak Anda di dalam malam keluarga dan dewan keluarga. Para pemimpin, pahami dan ajarkan asas-asas ini dalam pelajaran-pelajaran dan pertemuan-pertemuan kepemimpinan serta bahaslah dalam pertemuan dewan lingkungan dan wilayah bagaimana memberkati kehidupan para anggota kita, baik muda maupun tua. Ketiga ceramah Presiden Hinckley semuanya, bersamaan dengan pesan- pesannya bagi kaum remaja dari para penasihatnya, telah diterbitkan di dalam majalah Ensign dan Liahona. "Presiden Gordon B. Hinckley Berbicara kepada Para Remaja dan Orang Tua" sekarang telah tersedia dalam video dan merupakan sebuah sumber yang luar biasa bagi malam keluarga dan bagi pembahasan uskup remaja. Para uskup, kami tidak mengirimkan ini kepada Anda untuk disimpan di dalam lemari arsip Anda. Mohon perhatikan para remaja di lingkungan Anda agar mendengarkan dan memahami serta bertekad untuk hidup sebagaimana yang diarahkan oleh Presiden Gereja.

Sekarang, saya berbicara langsung kepada kaum remaja Gereja mengenai masalah penting mengikuti nabi. Sewaktu saya melakukan perjalanan ke seluruh Gereja beberapa bulan yang lalu saya memperhatikan bahwa banyak di antara Anda ingin sekali mengikuti nasihatnya. Banyak di antara Anda telah membuat suatu keputusan untuk berpakaian lebih sopan daripada sebelumnya. Banyak di antara Anda yang berusaha lebih tekun untuk menghindari pembicaraan yang tidak baik, untuk memilih teman-teman Anda dengan bijaksana, untuk menghindari pornografi dan narkoba, untuk tidak menghadiri konser-konser menyesatkan dan pesta-pesta berbahaya, untuk menghormati tubuh dan menjaga diri Anda bersih secara moral dalam segala hal. Kepada Anda yang belum mendengar, saya memperingatkan Anda agar tidak meremehkan nasihat dari Presiden Gereja. Dia telah berbicara kepada Anda dengan jelas. Pelajarilah perkataannya dan berusahalah untuk mematuhinya. Perkataan dan nasihat itu benar dan datang dari Allah. Kami mendorong Anda yang perlu bertobat untuk terus maju dengan iman dan menjadi bersih di hadapan Allah. Setiap dari Anda dipersiapkan sekarang untuk menjadi seorang pemimpin di Gereja di masa yang akan datang, dan kami ingin Anda menjadi bersih serta beriman dan setia kepada Tuhan.

Janganlah pernah melupakan bagaimana rasanya mendengarkan Presiden Hinckley saat dia berdoa bagi Anda. Apakah Anda merasa bahwa Anda sangat berharga saat dia berdoa: "Berkatilah mereka agar mereka dapat berjalan dengan benar di hadapan-Mu sebagai para putra dan putri-Mu yang penuh syukur. Masing-masing adalah anak-Mu yang memiliki kemampuan untuk melakukan hal-hal besar dan mulia" (Liahona, April 2001, 41).

Brother dan sister sekalian, mohon perhatikan hal-hal yang telah para pemimpin Gereja ajarkan selama konferensi umum ini. Menerapkan ajaran-ajaran itu akan menolong Anda dan keluarga Anda.

Marilah kita semua tanpa mempedulikan keadaan keluarga kita membawa ke dalam rumah kita ajaran-ajaran dari para nabi, dan bersama rasul memperkuat hubungan kita satu sama lain dengan Bapa kita di Surga serta Tuhan Yesus Kristus. Saya berjanji kepada Anda di dalam nama Tuhan bahwa jika Anda mau mendengarkan tidak saja dengan telinga Anda, tetapi juga dengan hati Anda, Roh Kudus akan menunjukkan kepada Anda kebenaran pesan-pesan yang disampaikan oleh Presiden Hinckley, para penasihatnya, para Rasul, dan pemimpin Gereja lainnya. Hal itu akan mendorong Anda untuk mengetahui apa yang harus Anda lakukan sebagai individu dan sebagai keluarga untuk mengikuti nasihat kami agar kesaksian Anda dapat diperkuat dan agar Anda dapat memiliki kedamaian dan sukacita. Untuk semua itu saya bersaksi dalam nama Yesus Kristus, amin.

 
© 2009 Intellectual Reserve, Inc. All rights reserved.   Rights and use information.  Privacy policy