The Christus statueThe Church of Jesus Christ of Latter-day Saints Search | Feedback | Site Map | Help | Country Sites |
Halaman Muka Broadcast General Conference Archives
Conferences
April 2001
Mengembangkan Bakat Kita untuk Kerohanian

Mengembangkan Bakat Kita untuk Kerohanian

Sister Carol B. Thomas
Penasihat Pertama dalam Presidensi Umum Remaja Putri

"Kerohanian adalah belajar bagaimana mendengarkan Roh dan kemudian membiarkannya memimpin kehidupan kita."

Sister Carol B. Thomas

Berapa banyak di antara Anda yang ingin mengembangkan sebuah bakat baru? Apakah Anda pernah mengambil kursus piano atau sepak bola? Malam ini saya ingin berbicara kepada Anda mengenai mengembangkan sebuah bakat--bukan hanya sekadar bakat, tetapi sebuah bakat yang sangat istimewa yang saya yakin belum pernah Anda pikirkan. Saya ingin berbicara kepada Anda mengenai mengembangkan bakat Anda untuk kerohanian.

Apakah Anda tahu bahwa kerohanian itu adalah sebuah bakat? Penatua Bruce R. McConkie dari Kuorum Dua Belas Rasul pernah mengatakan, "Di atas semua bakat . . ., yang utama di antara semua endowmen--adalah bakat untuk kerohanian" (The Millennial Messiah [1982], 234). Kerohanian adalah belajar bagaimana mendengarkan Roh dan kemudian membiarkannya memimpin kehidupan kita.

Jadi bagaimana kita belajar untuk mendengarkan Roh? Pertama-tama, kita perlu memahami apakah Roh itu. Kedua, kita akan melihat kepada remaja putri yang telah belajar untuk mengenali Roh. Sebagai para anggota Gereja, kita diberi dua karunia rohani: Terang Kristus yang diberikan kepada semua orang ketika lahir dan karunia khusus Roh Kudus yang diberikan setelah pembaptisan kita. Karunia itu mengizinkan kita "untuk hidup dengan kuasa Roh Kudus, yang adalah kuasa wahyu, dan . . . kesaksian" (Bruce R. McConkie, Doctrines of the Restoration: Sermons and Writings of Bruce R. McConkie, diedit oleh Mark L. McConkie [1989], hlm. 93). Ketika kita mengetahui apa Roh itu, bagaimana kita mengenalinya ketika kita merasakannya? Itulah bagian yang paling sulit.

Ketika saya berusia 14 tahun saya ingat menyadari untuk pertama kalinya apakah Roh itu. Saya senang pergi ke gereja, terutama pertemuan sakramen. Saya selalu merasakan kehangatan dan kedamaian. Inilah Roh. Saya tidak yakin saya me- ngetahui bagaimana pentingnya Roh itu. Saya hanya tahu Roh membuat saya merasa nyaman. Sebagai seorang dewasa, saya telah belajar bahwa Roh tidak saja membuat kita merasa nyaman, Roh mengajar dan memberi kesaksian serta membersihkan kita dari dosa. Roh memperingatkan kita akan bahaya dan menolong kita dalam mengingat.

Beberapa remaja putri memiliki kesulitan untuk mengenali Roh. Seorang gadis menulis: "Saya sungguh belum pernah memiliki pengalaman apa pun mengenai Roh Kudus, dan itu sebagian besar adalah kesalahan saya karena saya tidak hidup sebagaimana saya seharusnya hidup. Tetapi saya sedang berusaha lebih keras, dan berharap saya akan memiliki sebuah kesempatan dalam waktu dekat untuk merasakan [pengaruh yang menghibur dari] Roh Kudus" (surat dalam arsip milik kantor Remaja Putri).

Perasaan-perasaan ini adalah normal. Remaja putri ini mungkin tidak mengetahuinya, tetapi Roh Kudus sedang memberinya suatu keinginan untuk merasakan pengaruhnya. Roh tidak selalu memberi kita perasaan hangat dan menyenangkan. Dalam banyak hal, suara ilham adalah suara yang halus dan lembut.

Saya ingat apa yang dikatakan Juruselamat kepada bangsa Nefi yang setia ketika Dia mengunjungi Dunia yang Baru: "Aku melihat bahwa kamu lemah, bahwa kamu tidak dapat mengerti semua perkataan-Ku . . . . Pulanglah . . . [ke] rumahmu, . . . renungkanlah hal-hal yang telah Kukatakan dan memohon kepada . . . Bapa . . . supaya kamu mengerti" (3 Nefi 17:2–3).

Perkataan Juruselamat ditulis bagi kita. Tidak menjadi soal jika kita lemah, sepanjang kita tidak terus menjadi lemah, sepanjang kita melakukan sesuatu untuk mengatasinya. Katie adalah seorang remaja putri yang berbuat seperti itu. Izinkan saya membagikan kisahnya kepada Anda.

"Sepanjang hidup saya, saya ingin menjadi orang yang baik, tetapi saya sampai pada tempat di mana saya bertanya, 'Bagaimana seseorang dapat sungguh-sungguh mengetahui jika Gereja benar?' Saya menerima tantangan Moroni dan selama lima bulan berdoa serta membaca tulisan suci saya setiap hari. Suatu malam saya duduk di tempat tidur saya hampir menangis, menyerah. Saya memutuskan untuk berdoa. Saya berdoa, 'Bapa Surgawi, bantulah saya untuk sekadar mengetahui bahwa Bapa ada. Saya telah melakukan apa yang Engkau kehendaki sesuai ajaran Gereja dan saya sungguh-sungguh perlu mengetahuinya.' Segera saya merasa seolah-olah seseorang telah merangkulkan lengannya ke sekeliling saya. Saya tidak mendengar suara yang keras atau melihat seorang malaikat, tetapi saya merasa Bapa Surgawi berkata kepada saya, "Katie sayang, kamu telah mengetahuinya.' Itu seperti seorang ayah yang baik dan penuh kasih yang sedang menghibur gadis kecilnya!" (surat).

Salah satu fungsi penting dari Roh Kudus adalah untuk memberi kesaksian akan kebenaran. Roh bersaksi kepada Katie bahwa injil adalah benar. Katie telah membayar harganya. Sebagaimana yang Juruselamat katakan, dia pulang ke rumahnya, mempelajari firman-Nya, dan berdoa--selama lima bulan penuh. Katie sedang mengembangkan bakatnya untuk kerohanian. Dia dapat menggunakan karunia ini untuk mengatur kehidupannya.

Bakat-bakat dimaksudkan untuk dibagikan. Sewaktu Anda belajar memainkan piano, Anda dapat memberkati orang lain dengan musik Anda. Sewaktu Anda mengembangkan bakat Anda untuk kerohanian, Anda dapat menggunakan karunia ini untuk memberkati keluarga Anda. Apakah Anda tahu bahwa Anda memiliki beberapa tanggung jawab bagi kebahagiaan di dalam keluarga Anda? Bukanlah hanya pekerjaan ibu atau ayah Anda untuk memelihara kebahagiaan keluarga. Anda juga dapat membantu. Dengarkanlah apa yang dilakukan Brooke ketika dia membagikan bakatnya untuk kerohanian.

"Saudara perempuan saya yang berusia delapan tahun takut akan orang asing yang memasuki rumah kami. Suatu malam dia masuk ke kamar saya dan saya berusaha menjelaskan kepadanya bahwa tidak ada orang yang sedang berjalan di sekeliling rumah. Saya ingat guru seminari saya menantang kami untuk selalu berusaha memiliki Roh Bapa Surgawi bersama kami. Jadi saya berdoa di dalam hati agar saya mendapat pertolongan untuk tidak putus asa. Sebuah ayat segera muncul di benak saya. Saya membuka tulisan suci dan memintanya untuk membacakan ayat itu bagi saya. Kemudian saya memberikan kesaksian kepadanya mengenai Roh Kudus dan bahwa jika dia menginginkan kedamaian dia perlu berlutut serta berdoa dan Roh akan datang. Dia memberi saya sebuah pelukan dan ciuman dan pergi tidur. Kemudian saya teringat saudara perempuan saya yang berusia 10 yang tidur di ranjang atas. Dia memberi tahu saya dia tidak pernah mengetahui bahwa jika kita menginginkan sesuatu seperti itu kita dapat berdoa dan Roh akan mendatangkan kedamaian kepada Anda. Saya tahu Roh Kudus telah mengilhami saya untuk mengatakan hal tersebut" (surat).

Ada banyak cara Anda dapat memberkati keluarga Anda. Brooke melakukan tiga hal penting: dia membagikan kesaksiannya, dia berdoa bagi saudara perempuannya, dan dia menjadi teladan bagi saudara perempuannya yang lain yang menempati ranjang atas. Hal ini juga memperkuat kerohaniannya sendiri.

Juruselamat mengundang kita untuk memberikan kesaksian. Dia telah mengatakan, "Pergilah kamu ke seluruh dunia, khotbahkan injil kepada setiap makhluk" (A&P 68:8).

Banyak di antara Anda yang suka memberikan kesaksian di perkemahan Remaja Putri. Anda tidak perlu menunggu sampai saat perkemahan. Anda dapat memberikan kesaksian Anda kepada keluarga Anda sering kali dengan cara yang sederhana.

Ketika cucu-cucu saya mengunjungi saya dan kami melihat foto Presiden Hinckley, saya mengatakan, "Saya mengasihi Presiden Hinckley. Saya sangat bersyukur memiliki seorang nabi yang hidup di atas bumi saat ini." Itu memakan waktu sekitar 10 detik, tetapi hal itu mengajar cucu-cucu saya dan menolong kami merasakan Roh.

Kita memberikan kesaksian kita setiap hari melalui teladan kita. Baru bulan lalu ketika saya menulis ceramah ini, putri saya Jill pulang, dengan senang menyiapkan makan malam, dan mencuci piring. Roh yang manis yang dia bawa di dalam hatinya memberkati rumah kami. Saya tahu dia mengasihi Yesus melalui cara dia memperlihatkan kasihnya bagi saya.

Cara lainnya kita memperlihatkan kasih kita bagi Yesus adalah melalui doa. Presiden Hinckley telah me-ngatakan, "Biarlah setiap keluarga di Gereja ini melakukan doa bersama" (Teachings of Gordon B. Hinckley [1977], 216). "Komunikasi sehari-hari Anda dengan Dia akan membawa damai ke dalam hati Anda dan suatu sukacita ke dalam kehidupan Anda yang tidak dapat datang dari sumber lain" (Teachings of Gordon B. Hinckley, 216).

Anda dapat menolong keluarga Anda agar ingat untuk berdoa. Doa bagaikan sebuah payung dalam badai kehidupan. Ketika saya menjadi seorang ibu yang sibuk dengan tujuh anak di rumah, saya sangat bersyukur apabila salah seorang anak saya mengatakan, "Kita lupa mengadakan doa keluarga." Kadang-kadang kita berdiri di balik pintu dan berdoa sewaktu anak- anak bergegas pergi ke sekolah. Hal itu selalu memperkuat kerohanian di dalam rumah tangga kami.

Dan Anda dapat berdoa bagi keluarga Anda. Jika ada pertentangan, berdoalah memohon semangat perdamaian. Tidak peduli apa pun yang akan terjadi, Bapa Surgawi akan memberkati Anda dengan kedamaian di dalam hati Anda. Doa adalah sebuah mukjizat; doa dapat menolong mengembangkan kerohanian di dalam rumah tangga Anda.

Baru-baru ini, nabi kita, Presiden Hinckley, berdoa bagi kaum remaja Gereja. Itu merupakan sebuah pengalaman yang tak boleh dilupakan.

Dapatkah Anda membayangkan betapa akan menakjubkan mengetahui bahwa Yesus berdoa bagi kita? Ketika Dia berada di antara bangsa Nefi, "Dia . . . berlutut di atas tanah; dan . . . berdoa kepada Bapa Tidak ada seorang pun dapat . . . . memahami kegembiraan yang memenuhi jiwa kami pada waktu kami mendengar Dia berdoa bagi kami kepada Bapa" (3 Nefi 17:15, 17).

Dapatkah Anda juga mengalami apa yang dialami anak-anak bangsa Nefi? Ketika Juruselamat melayani mereka, "Dia memfasihkan lidah mereka dan mereka berbicara . . . hal-hal yang besar dan menakjubkan, bahkan hal-hal yang lebih besar daripada yang telah disingkapkan-Nya kepada orang-orang itu" (3 Nefi 26:14).

Dengan kuasa Roh, Anda juga dapat berbicara tentang hal-hal yang besar dan menakjubkan di dalam keluarga Anda sendiri.

Anak-anak ini "melihat para malaikat turun dari surga seolah-olah di tengah-tengah api; dan mereka turun dan mengelilingi anak-anak kecil itu . . . , dan para malaikat melayani mereka" (3 Nefi 17:24).

Anda mungkin tidak akan pernah melihat para malaikat turun dari surga, tetapi saya dapat menjanjikan kepada Anda ketika Anda memberikan kesaksian dan berdoa bersama keluarga Anda, para malaikat yang tidak terlihat akan melayani Anda. Sewaktu Anda membagikan bakat- bakat Anda untuk kerohanian, Anda akan merasakan kehangatan dan kekuatan Roh mengatur kehidupan Anda.

Para nabi benar. Anda para remaja putri "adalah bagian dari generasi yang paling besar yang pernah kita miliki" (Teachings of Gordon B. Hinckley, 718). Anda dapat menjadi pengaruh yang kuat di dalam keluarga Anda. Adalah sebuah asas yang benar bahwa Tuhan bekerja melalui keluarga-keluarga.

Sekarang setelah Anda belajar cara Roh bekerja dan bagaimana Anda sebagai remaja putri dapat menggunakannya untuk memberkati keluarga Anda, adalah doa kami bahwa Anda mengembangkan bakat Anda untuk kerohanian. Bapa Surgawi ingin sekali memberikan kuasa yang besar ini. Semoga Roh memberkati Anda ketika Anda mengembangkan bakat Anda untuk kerohanian, saya berdoa dalam nama Yesus Kristus, amin.

 
© 2009 Intellectual Reserve, Inc. All rights reserved.   Rights and use information.  Privacy policy