The Christus statueThe Church of Jesus Christ of Latter-day Saints Search | Feedback | Site Map | Help | Country Sites |
Halaman Muka Broadcast General Conference Archives
Conferences
Oktober dari 1998
Menegakkan Gereja

Menegakkan Gereja

Penatua Earl M. Monson
Dari Dewan Tujuh Puluh

Menegakkan GerejaNya merupakan suatu tugas yang unik. Kita harus membawa injil Yesus Kristus kepada segala bangsa dalam bahasa mereka sendiri tanpa mencemarkan kemurnian dari pesannya.

Penatua Earl M. Monson

Kitab Mormon bersaksi tentang Juruselamat yang dibangkitkan, melayani kepada bangsa Nefi. Dia menyertakan dalam ajaran-ajaranNya beberapa hal tentang zaman akhir: "Aku akan mengumpulkan umatKu setelah lama mereka terceraiberai . . . dan akan ditegakkan kembali di antara mereka, SionKu."1

Nabi Daniel "meramalkan serta menubuatkan ditegakkannya kerajaan Allah pada zaman akhir."2 Dalam masa kelegaan ini Tuhan telah menyatakan: "Jika angkatan ini tidak mengeraskan hati mereka, Aku akan menegakkan gerejaKu di antara mereka."3

Ada banyak referensi yang menegaskan bahwa inilah saatnya bagi GerejaNya untuk ditegakkan dalam persiapan bagi KedatanganNya yang Kedua. Kita adalah orang-orang dengan kesempatan istimewa untuk menolong membangun kerajaanNya sekali lagi. Saya mengucapkan doa syukur bahwa saya memiliki sedikit bagian dalam pekerjaan ini yang telah dibicarakan selama berabad-abad oleh banyak nabi dan Tuhan sendiri.

Menegakkan GerejaNya merupakan suatu tugas yang unik. Kita harus membawa injil Yesus Kristus kepada segala bangsa dalam bahasa mereka sendiri tanpa mencemarkan kemurnian dari pesannya. Gereja harus membantu membina pemimpin-pemimpin berintegritas, pemimpin yang darinya orang-orang jujur di mana pun dapat menerima petunjuk yang diilhami. Gereja mempunyai kewajiban yang sama bagi semua yang pernah hidup, yang sekarang hidup, dan bagi mereka yang masih akan hidup di bumi ini. Gereja harus mengajarkan hukum-hukum dan tatacara-tatacara yang benar, dengan cara Tuhan, yang membuat mereka yang patuh jadi memenuhi syarat bagi kehidupan kekal. Ada banyak syarat-syarat lain yang tidak asing bagi kita, yang membuat tugas menegakkan Gereja seperti itu tampak menakutkan, tetapi demikianlah tugas dari Tuhan itu.

Dan bagaimana gereja seperti itu didirikan? Dalam skala yang jauh lebih kecil, saya tahu apa yang dibutuhkan untuk membangun sebuah bait suci yang indah, dan ini lebih daripada rencana yang rinci atau bahan-bahan bermutu. Ini membutuhkan pekerja-pekerja yang trampil dalam setiap bagian dari prosesnya, masing-masing melakukan pekerjaannya yang terbaik dalam suatu usaha gabungan. Saya juga tahu bahwa kepimpinan dari seorang nabi yang diilhami adalah penting dalam membangun bait-bait suci yang indah, seperti juga dalam setiap bagian lainnya dari pekerjaan yang agung ini. Saya sungguh-sungguh menghargai kesempatan istimewa yang telah saya miliki untuk melihat ilham dan Roh Tuhan mengalir melalui Presiden Hinckley. Ia sungguh-sungguh seorang nabi bagi zaman ini.

Seperti dalam membangun bait suci, pekerja yang berdedikasi merupakan bagian yang penting dalam mendirikan kerajaan Tuhan di bumi ini. Pekerjaan ini bergerak dengan baik jika masing-masing mempunyai keyakinan yang mendorong di dalam hati dan pikirannya bahwa Yesus Kristus adalah kepala dari Gereja ini, bahwa Dia sungguh-sungguh hidup dan menuntun pekerjaan ini, dan bahwa kita semua mempunyai suatu peran yang penting dalam merealisasikannya. Kita haruslah rela untuk mempelajariasas-asas injil dan mempraktekkannya, serta berdoa mengenainya dengan hati yang tulus, dengan maksud yang sungguh-sungguh dan beriman kepada Kristus. Kemudian datanglah kepastian bahwa ajaran-ajaran itu adalah benar. Dengan pertobatan yang sejati datanglah suatu kegembiraan mengenai menjadi bagian dari pekerjaan yang besar ini.

Adalah suatu pemikiran yang menarik bahwa Tuhan telah menyatakan inilah saatnya untuk menegakkan GerejaNya, dan kemudian untuk menyadari bahwa ini terjadi sewaktu setiap dari kita mengembangkan suatu kesaksian yang kuat, yang teguh mengenai kebenaran ajaran-ajarannya. Gereja bisa saja membangun bait-bait suci, mengirim misionari ke seluruh dunia, dan melakukan tindakan kemanusiaan yang menakjubkan, tetapi bagaimanapun juga tergantung pada apa yang ada dalam pikiran dan perasaan serta tindakan kita mengenai seberapa mantapnya Gereja ditegakkan. Apakah berita baik injil akan dibagikan dengan sesama kita? Apakah para anggota baru akan diberikan penemanan dengan hangat? Apakah bait-bait suci akan dipenuhi dengan patron-patron berdedikasi yang melakukan pekerjaan bagi leluhur mereka? Apakah para keluarga akan belajar untuk hidup pada tingkat selestial, semuanya karena kita mempunyai kasih yang murni bagi Bapa kita di Surga, ajaran-ajaranNya, dan anak-anakNya?

Presiden Kimball menyatakan bahwa kerajaan Allah yang ingin kita tegakkan "hanya dapat dilakukan melalui upaya harian yang konsisten dan terpadu oleh setiap anggota Gereja."4

Bagian yang paling bagus adalah bahwa setiap orang yang mengabdi pada penegakan dari Gereja Yesus Kristus zaman akhir menerima berkat-berkat yang tak terbilang dan kekal. Telah dikatakan, "Kesia-siaan yang paling besar di dunia ini adalah perbedaan antara apakah kita dan dapat menjadi apakah kita."5 Injil merupakan inti dari apa yang dapat kita capai dan bagaimana mencapainya. Dengan pertolongan itu kita bisa hidup di dunia ini sementara memisahkan diri kita sendiri dari apa yang akan menurunkan martabat, dan kita dapat menjadi orang-orang yang lebih baik saat kita berada di sini.

Kebanyakan dari kita ingin menjalani hidup yang murni dan memberikan sumbangan, namun kita kadang kala masih goyah. Mungkin menolong untuk merenungkan pengamatan Salomo bahwa sebagaimana seseorang "membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia."6 Merupakan kesempatan istimewa saya untuk mengenal banyak yang telah memusatkan pikiran mereka pada hal-hal yang sehat dan murni dari kehidupan. Mereka merenungkan tulisan suci, dan mereka berusaha untuk meningkatkan pemanggilan yang diberikan kepada mereka. Injil menjadi pandangan hidup, dan dengan berjalannya waktu mereka menyaksikan kedamaian dan ketenangan dalam diri mereka sendiri dan amat memberkati mereka yang berada di sekitar mereka.

Kita mungkin tidak menghargai kapasitas dari pikiran kita untuk menyerap dan mengingat jika kita mengira tidak menjadi masalah buku atau film apa atau kegiatan lain apa yang disuapkan ke dalamnya. Dengan bijaksana Tuhan memberitahu kita untuk mencari dulu kerajaan Allah dan kemudian hal-hal lain yang patut diinginkan juga akan datang kepada kita.

Penatua Sterling W. Sill mengatakan bahwa pikiran kita, seperti tangan pemberi warna, diwarnai oleh apa yang dipegangnya; artinya, jika saya memegang di tangan saya cat ungu, tangan saya menjadi ungu.7 Mereka yang menolong menegakkan Gereja tahu apa yang buruk, tetapi mereka terus menerus memilih bagian yang lebih baik dan mengisi benak mereka dengan pikiran yang murni. Menegakkan kerajaan Allah di bumi bergantung pada masing-masing anggota Gereja menggunakan pilihan bebas mereka yang diberi Allah untuk berpikir dan untuk berkata serta bertindak selaras dengan injil Yesus Kristus setiap saat.

Mereka yang merasa bahwa mereka terlalu sibuk atau mempunyai terlalu banyak masalah untuk menjadi bagian dari pekerjaan ini, kemungkinan adalah mereka yang akan menerima manfaat terbesar dari peran serta yang sepenuh hati. Dan pelayanan berharga yang dapat mereka berikan juga akan sangat memberkati sesama.

Sekarang adalah saatnya untuk menegakkan Gereja Tuhan dengan memastikan suatu konfirmasi tentang kebenaran injil di dalam hati kita sendiri dan melakukan apa yang diminta oleh para pemimpin imamat. Sewaktu kita melakukannya, kita dapat mengetahui berkat-berkat pribadi yang ditemukan dalam rencana kebahagiaan yang agung. Kita akan mengetahui Juruselamat kita dan apa yang telah Dia lakukan bagi kita serta merasakan kasihNya yang besar. Suatu kepastian yang manis mengenai apa itu kebenaran akan datang ke dalam kehidupan kita. Kita akan merasakan bahwa kita adalah bagian penting dari suatu pekerjaan yang kekal. Kita akan sungguh-sungguh menikmati kepemimpinan dari seorang nabi yang menyenangkan dan para pemimpin hebat lainnya. Kehidupan kita dapat dipenuhi dengan kedamaian Tuhan dan manfaat dari memiliki GerejaNya yang ditegakkan dengan mantap di bumi ini. Mengenai ini saya bersaksi di dalam nama Yesus Kristus, amin.

CATATAN

1. 3 Nefi 21:1.
2. A&P 138:44.
3. A&P 10:53.
4. "Becoming the Pure in Heart," Ensign, May 1978, 81.
5. Anon
6. Amsal 23:7.
7. In Conference Report, Oct. 1954, 28.

 
© 2008 Intellectual Reserve, Inc. All rights reserved.   Rights and use information.  Privacy policy