Kehidupan Kekal

Teguh pada Iman: Sebuah referensi injil, 2004


Tuhan menyatakan, “Inilah pekerjaan-Ku serta kemuliaan-Ku—untuk mendatangkan kebakaan serta hidup yang kekal bagi manusia” (Musa 1:39). Kebakaan adalah hidup selamanya sebagai makhluk yang telah dibangkitkan. Melalui Kurban Tebusan Yesus Kristus, semua akan menerima karunia ini. Kehidupan kekal, atau permuliaan, adalah mewarisi sebuah tempat di tingkat tertinggi dalam kerajaan selestial, di mana kita akan tinggal di hadirat Allah dan meneruskan kehidupan sebagai keluarga (lihat A&P 131:1–4). Seperti kebakaan, karunia ini dimungkinkan melalui Kurban Tebusan Yesus Kristus. Meskipun demikian, itu memerlukan “kepatuhan terhadap hukum-hukum dan tata cara-tata cara Injil” (Pasal-Pasal Kepercayaan ke-3).

Berada di Jalan Menuju Kehidupan Kekal

Ketika Anda dibaptiskan dan menerima karunia Roh Kudus, Anda memasuki jalan yang menuntun pada kehidupan kekal. Nabi Nefi mengajarkan:

“Pintu gerbang yang harus kamu masuki ialah pertobatan dan baptisan dengan air dan kemudian datanglah pengampunan atas dosa-dosamu oleh api dan oleh Roh Kudus.

Kemudian kamu berada di jalan yang lurus dan sempit ini yang menuju hidup yang kekal, ya, kamu telah masuk melalui pintu gerbang. Kamu telah berbuat sesuai dengan perintah-perintah Bapa dan Putra dan kamu telah menerima Roh Kudus yang bersaksi tentang Bapa dan Putra, demi terpenuhinya janji yang telah dibuat-Nya, bahwa jika kamu masuk melalui jalan itu, kamu akan menerima” (2 Nefi 31:17–18).

Nefi menekankan bahwa setelah kita memasuki “jalan yang lurus dan sempit” ini, kita harus bertahan sampai akhir dalam iman:

“Setelah kamu memasuki jalan yang lurus dan sempit ini, aku ingin bertanya, apakah semuanya sudah dilaksanakan? Lihatlah, aku berkata kepadamu: Tidak; karena kamu tidak datang sejauh itu kecuali dengan firman Kristus, dengan iman yang tak tergoyahkan kepada-Nya, sambil memercayakan diri seluruhnya kepada jasa-jasa Dia yang berkuasa untuk menyelamatkan.

Oleh karena itu, kamu harus maju terus dengan suatu ketabahan dalam Kristus, dengan harapan yang gilang-gemilang dan kasih kepada Allah dan segenap manusia. Oleh karena itu, jika kamu maju terus, mengenyangkan diri dengan firman Kristus dan bertahan sampai akhir, lihatlah, demikian firman Bapa: Kamu akan memperoleh hidup yang kekal” (2 Nefi 31:19–20).

Setelah Anda dibaptiskan dan ditetapkan, banyak kemajuan Anda menuju kehidupan kekal bergantung pada penerimaan Anda terhadap tata cara-tata cara keselamatan lainnya: bagi para pria, penahbisan kepada Imamat Melkisedek; bagi para pria dan wanita, endowmen bait suci dan pemeteraian pernikahan. Ketika Anda menerima tata cara-tata cara ini dan menepati perjanjian yang menyertainya, Anda mempersiapkan diri Anda untuk mewarisi tingkat tertinggi dari kemuliaan selestial.

Dalam Jangkauan Anda

Sewaktu Anda merenungkan kemajuan Anda di “jalan yang lurus dan sempit,” pastikan bahwa kehiduan kekal dapat Anda peroleh. Tuhan menghendaki Anda untuk kembali kepada-Nya, dan Dia tidak akan pernah mensyaratkan apa pun yang tidak dapat Anda penuhi. Semua perintah-Nya dirancang untuk meningkatkan kebahagiaan Anda. Jika Anda menjalankan iman dan melayani-Nya dengan segenap kemampuan Anda, Dia memberi Anda kekuatan dan menyediakan sebuah cara bagi Anda untuk melakukan apa pun yang Dia perintahkan kepada Anda (lihat 1 Nefi 3:7). Ingatlah bahwa sewaktu Anda memberikan upaya terbesar Anda dan bertobat dari dosa-dosa Anda, Kurban Tebusan Yesus Kristus akan menggantikan kelemahan Anda dan ketidakadilan, luka, serta rasa sakit yang Anda alami dalam kehidupan ini: “Kita tahu setelah kita berbuat segala sesuatu hanya dengan kasih karunia kita diselamatkan” (2 Nefi 25:23).

Rujukan tambahan: Yohanes 3:16; 17:3; 2 Nefi 9:39; Moroni 7:41; A&P 14:7; 50:5

Lihat juga Kurban Tebusan Yesus Kristus; Kasih Karunia; Kerajaan Kemuliaan