Bagian 48

Wahyu yang diberikan melalui Joseph Smith sang Nabi, di Kirtland, Ohio, Maret 1831 (History of the Church, 1:166–167). Nabi telah bertanya kepada Tuhan sehubungan dengan cara prosedur untuk mendapatkan tanah bagi permukiman para Orang Suci. Ini adalah masalah penting mengingat migrasi para anggota Gereja dari Amerika Serikat sebelah timur, dalam kepatuhan pada perintah Tuhan agar mereka hendaknya berhimpun di Ohio (lihat bagian 37:1–3; 45:64).

1–3, Para Orang Suci di Ohio mesti berbagi tanah mereka dengan saudara-saudara mereka; 4–6, Para Orang Suci mesti membeli tanah, membangun sebuah kota, dan mengikuti nasihat para pejabat ketua mereka.

  Adalah perlu bahwa kamu hendaknya tetap tinggal untuk waktu sekarang di tempat-tempat tinggalmu, sebagaimana itu akan sesuai untuk keadaanmu.

  Dan sejauh kamu memiliki tanah, kamu hendaknya amemberikan kepada saudara-saudara dari sebelah timur.

  Dan sejauh kamu tidak memiliki tanah, biarkan mereka membeli untuk waktu sekarang di daerah-daerah sekitarnya itu, seperti yang tampaknya baik bagi mereka, karena mestilah demikian perlu adanya bahwa mereka memiliki tempat untuk tinggal pada waktu sekarang.

  Mestilah demikian perlu adanya bahwa kamu menabung semua uang yang kamu bisa, dan bahwa kamu mendapatkan semua yang kamu bisa dalam kebenaran, agar pada waktunya kamu boleh dimungkinkan untuk amembeli tanah untuk warisan, bbahkan kota itu.

  Tempat itu belum akan diungkapkan; tetapi setelah saudara-saudaramu datang dari timur mesti ada aorang-orang tertentu yang ditetapkan, dan kepada mereka akan diberikan untuk bmengetahui tempat itu, atau kepada mereka itu akan diungkapkan.

  Dan mereka akan ditetapkan untuk membeli tanah, dan membuat permulaan untuk meletakkan landasan akota; dan kemudian kamu akan mulai dikumpulkan bersama keluargamu, setiap orang menurut bkeluarganya, menurut keadaannya, dan sebagaimana ditetapkan kepadanya oleh presidensi dan uskup gereja, menurut hukum dan perintah yang telah kamu terima, dan yang setelah ini akan kamu terima. Demikianlah. Amin.