2017
Indeks Kisah Konferensi
November 2017


Indeks Kisah Konferensi

Daftar berikut tentang pengalaman terpilih yang terkait selama konferensi umum dapat digunakan dalam penelaahan pribadi, malam keluarga, dan pengajaran lainnya. Nomor merujuk pada halaman pertama dari ceramah terkait.

Pembicara

Kisah

Jose L. Alonso

(119) Cucu lelaki Jose L. Alonso bertanya kepada neneknya apakah neneknya mengasihi dia. Orangtua yang putranya meninggal dalam kecelakaan membebaskan diri mereka dari beban melalui pengampunan.

Neil L. Andersen

(122) Roh Kudus menolong seorang pemudi menerima ajakan menikah. Russell M. Nelson memberkati orang-orang Tiongkok karena dia mengikuti nasihat kenabian.

Ian S. Ardern

(117) Seorang nelayan menerima sebuah kesaksian mengenai Kitab Mormon sementara di lautan.

M. Russell Ballard

(104) Pionir Orang Suci Zaman Akhir, Jane Manning James, tetap setia terlepas dari tantangan-tantangan. Orangtua buyut M. Russell Ballard dengan setia melayani selama berpuluh-puluh tahun.

Jean B. Bingham

(85) Jean B. Bingham menghafalkan “Kristus yang Hidup.” Seorang sister di Kroasia melakukan perjalanan ke bait suci untuk dimeteraikan kepada suami dan orangtuanya yang telah meninggal.

Tad R. Callister

(107) Seorang teman Tad R. Callister kembali ke Gereja setelah menerima kesaksian tentang Gereja dan Kitab Mormon.

D. Todd Christofferson

(36) Seorang presiden misi bertobat dan mengubah hatinya setelah sebuah mimpi.

Quentin L. Cook

(51) Heber C. Kimball menjalankan misi ke Inggris. Sementara bertemu dengan Thomas B. Marsh, Joseph Smith menerima Ajaran dan Perjanjian bagian 112.

Stanley G. Ellis

(112) Seorang ayah dan ibu memperkuat anak-anak mereka dengan tidak menolong mereka secara keuangan setelah mereka lulus SMA.

Sharon Eubank

(6) Seorang wanita mengubah jalan keluarganya dengan bertobat. Sebuah rantai manusia menyelamatkan perenang dari arus yang kuat. Para remaja putri mengirim SMS untuk seorang remaja putri yang pindah ke lingkungan mereka.

David F. Evans

(68) David F. Evans muda menemukan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan Injil dan memperoleh kesaksian tentang Kitab Mormon. Seorang wanita memperoleh kesaksian tentang tata cara bait suci.

Henry B. Eyring

(81) Seorang sekretaris kuorum diaken mengajak seorang anak lelaki yang kurang aktif ke gereja. Seorang dewasa muda berdoa agar Uskup Henry B. Eyring akan diilhami dalam memberinya nasihat. Brigham Young bersaksi tentang pemanggilan kenabian Joseph Smith.

(100) Henry B. Eyring diberkati karena mematuhi nasihat Presiden Monson untuk menelaah Kitab Mormon. Orang Suci Zaman Akhir membantu korban bencana.

O. Vincent Haleck

(58) Pasangan lanjut usia membuat pengurbanan untuk bergabung dengan Gereja. Seorang kepala suku Samoa membuka desanya untuk Injil. Orang Suci Samoa menyerahkan “keinginan” mereka untuk membangun sebuah bait suci.

Donald L. Hallstrom

(88) Seorang anggota Gereja di California secara ajaib selamat ketika terjatuh dari tebing. David A. Bednar bertanya kepada seorang pemuda apakah dia memiliki iman “untuk tidak disembuhkan.”

Jeffrey R. Holland

(40) Dalam sebuah cerita oleh Leo Tolstoy, seorang pendeta yang tidak sempurna membela jalan yang dia ikuti secara tidak sempurna.

Joy D. Jones

(13) Roh Kudus menegaskan kepada tiga wanita nilai ilahi mereka sebagai para putri Allah.

Joni L. Koch

(110) Joni L. Koch “merasa satu” dengan sesama orang Brasil penggemar sepak bola. Ayah Joni L. Koch memutuskan “untuk tetap satu” dengan sesama Orang Suci terlepas dari cemoohan.

Neill F. Marriott

(10) Anak-anak lelaki Pratama memberi tahu seorang anggota kelas mengapa dia adalah spesial. Neill F. Marriott berdoa untuk bantuan mengasihi seorang kerabat yang “sulit.”

Richard J. Maynes

(75) Richard J. Maynes belajar dari ayahnya yang tidak pernah mengompromikan integritasnya.

Russell M. Nelson

(60) Russell M. Nelson memberikan Kitab Mormon kepada seorang raja suatu suku di Afrika. Russell M. Nelson mengikuti nasihat Presiden Monson untuk menelaah Kitab Mormon. Sebagai dokter bedah, Russell M. Nelson rindu untuk mengajari anggota keluarga yang berduka bahwa kematian adalah bagian dari keberadaan baka kita.

Bonnie L. Oscarson

(25) Anak berusia 10 tahun dan 17 tahun mencari cara untuk melayani anggota keluarga. Seorang presiden Lembaga Pertolongan menerima kesan untuk melayani tetangganya.

Stephen W. Owen

(48) Stephen W. Owen menyadari bahwa misionaris baru “telah mengalami iman pada pertobatan.” Seorang purnamisionaris berusaha untuk menjaga dirinya “di jalan yang benar.”

Adilson de Paula Parrella

(115) Para misionaris mengajar keluarga Parrella bahwa mereka dapat bersama selamanya. Sebagai mahasiswa perguruan tinggi, Adilson de Paula Parrella mengikuti nasihat kenabian untuk menemukan seorang istri.

John C. Pingree Jr.

(32) Seorang anggota Gereja dari Nepal melayani para pengungsi Nepal di Utah dan membantu menerjemahkan Kitab Mormon dalam bahasa Nepal. Roh Kudus membantu John C. Pingree Jr. Memahami tujuan dari “penugasan ilahi.” Tuhan bekerja melalui karunia rohani dan pencobaan untuk memberkati anak-anak-Nya.

Ronald A. Rasband

(55) Cucu perempuan Ronald A. Rasband menikmati pertemuan yang emosional dengan kakak lelakinya yang sedang misi. Ronald A. Rasband bertemu seorang sister misionaris di Taman Bait Suci yang dia bantu bergabung dengan Gereja.

Dale G. Renlund

(64) Dale G. Renlund bersukacita dalam memulihkan berkat imamat seorang pemuda.

Gary E. Stevenson

(44) Orang Suci merayakan ulang tahun Presiden Monson. Gerhana matahari total di Amerika Serikat memikat hati jutaan orang.

Dieter F. Uchtdorf

(21) Anjing yang hilang berjalan sejauh 3.220 km untuk pulang. Para pemimpin Gereja di masa awal menjadi nyata bagi Dieter F. Uchtdorf selama suatu kunjungan keluarga ke situs sejarah Gereja.

W. Christopher Waddell

(94) Liburan keluarga Waddell tidak berjalan sebagaimana direncanakan. Orang Suci Zaman Akhir yang menjadi buta saat Perang Dunia II meninggalkan pusaka iman, pelayanan, dan kepercayaan kepada Tuhan.

W. Craig Zwick

(97) Roh Kudus membantu W. Craig Zwick memahami kebutuhan dari seorang misionaris yang tunaaksara. Fokus anak lelaki pada Juruselamat sebelum kematiannya membantu keluarganya menatap dengan sukacita pada kehidupan yang akan datang. Seorang istri dipenuhi dengan kasih setelah dia melepaskan perasaan negatifnya terhadap suaminya.