Permainan tulisan suci

  • Satu kue krim coklat dan satu kue krim putih

Tujuan

Pelajarilah asas-asas Injil dan kisah-kisah tulisan suci dalam cara-cara yang kreatif.

Penjelasan

Gunakan permainan untuk mengajarkan sebuah kisah atau asas dari tulisan suci. Berikut adalah beberapa gagasan:

  • Baca dan bahaslah petikan tulisan suci tentang perlengkapan senjata Allah (lihat Efesus6:10–17; A&P 27:15–18). Pertimbangkan signifikansi dari setiap bagian senjata. Buatlah perlengkapan senjata dengan kelas atau kuorum Anda dari bahan yang murah, misalnya karton atau kertas. Temukan cara-cara kreatif, misalnya jalan rintangan, untuk memperlihatkan bagaimana perlengkapan senjata ini dapat melindungi mereka dari bahaya rohani.
  • Mainkan Battleship (kapal perang) tulisan suci dengan mengikat tali di antara dua pohon dan menggantungkan selimut panjang dari tali itu sehingga orang-orang di satu sisi selimut tidak bisa melihat orang-orang di sisi lain. Bagilah peserta menjadi dua tim dan mintalah mereka untuk tidur telentang atau duduk di salah satu sisi tali (mereka tidak bisa bergerak setelah mereka melakukan) Pemimpin dewasa akan menyajikan situasi menantang (misalnya “Teman Anda mengajak Anda ke pesta minuman keras”). Orang pertama harus menyebutkan sebuah tulisan suci yang akan menolong mereka dalam setiap situasi dapat melempar bola ke sisi lain dari selimut itu. Jika bola menghamtam seseorang, orang itu keluar. Teruslah bermain sampai semua remaja di satu sisi selimut itu keluar.
  • Pangganglah beberapa kue. Bagilah kelas atau kuorum Anda ke dalam kelompok-kelompok, dan berilah mereka kisah-kisah yang tepat dari tulisan suci (misalnya perumpamaan tentang Orang Samaria yang Murah Hati atau Daniel di gua singa). Undanglah mereka untuk menghias kue untuk mengilustrasikan kisah tulisan suci mereka. Mintalah para remaja membagikan kue mereka dan mengundang orang lain untuk menebak kisah tulisan suci yang mereka ilustrasikan. Mintalah mereka yang menghias kue itu membagikan beberapa tulisan suci kunci dari kisah tersebut dan mengajarkan bagaimana asas-asas dalam kisah itu berlaku dalam kehidupan mereka. Kemudian makanlah kuenya.
  • Mainkan sebuah permainan misalnya dodgeball atau menandai. Jika seorang remaja ditandai, dia dapat kembali ke dalam permainan hanya dengan mengutip atau melafalkan kembali sebuah petikan penguasaan ayat suci. Untuk menjadikan permainan lebih menantang, biarkan setiap petikan penguasaan ayat suci digunakan hanya satu kali.

Tanggalkan Kegiatan

Hubungkan dengan apa yang kita pelajari

Unduh

Tanda-Tanda:tulisan suci