close
Skip main navigation
  • Cetak

Apa artinya memiliki iman kepada Yesus Kristus?

Agar iman kita mengarah menuju keselamatan, itu harus berpusat kepada Tuhan Yesus Kristus. Untuk memiliki iman kepada Yesus Kristus berarti kita harus memercayai-Nya dan mematuhi perintah-perintah-Nya. Iman adalah lebih dari sekadar kepercayaan yang pasif. Kita mengungkapkan iman kita melalui tindakan—oleh cara hidup kita.

Persiapkan diri Anda secara rohani

Sewaktu Anda bersiap, dengan doa yang sungguh-sungguh telaahlah tulisan suci dan sumber-sumber ini. Apa teladan iman dari tulisan suci dan kehidupan orang lain yang dapat Anda bagikan kepada remaja putri?

Yakobus 1:5–6; 2:14–20 (Iman adalah kepercayaan dan tindakan)

Alma 32:21, 26–43 (Iman adalah harapan untuk apa yang benar tetapi tidak terlihat)

Moroni 7:33–41 (Mukjizat dikerjakan oleh iman)

Ester 4–5; Ibrani 11:4–9, 17–29; Alma 19; 56:45–48; 57:21; Eter 12:6–22; Joseph Smith—Sejarah 1:11–19 (Teladan iman)

Penuntun bagi Tulisan Suci, “Iman”

Dieter F. Uchtdorf, “Lantai Keempat, Pintu Terakhir,” Ensign atau Liahona, November 2016, 15–18

Neil L. Andersen, “Iman Bukanlah Suatu Kebetulan, Namun Melalui Pilihan,” Ensign atau Liahona, November 2015, 65–68

Iman,” Kemajuan Pribadi Remaja Putri (2009), 14–20

Iman,” Teguh pada Iman (2004), 48–51

Video: “Iman yang Murni dan Sederhana,” “Keberanian”, “Ikutlah Dia—Sebuah Pesan Paskah Tentang Yesus Kristus”

Membagikan pengalaman

Di awal setiap pelajaran, undanglah remaja putri untuk membagikan, mengajarkan, dan bersaksi tentang pengalaman yang telah mereka miliki yang menerapkan apa yang mereka pelajari dalam pelajaran minggu sebelumnya. Ini akan mendorong keinsafan pribadi dan membantu remaja putri melihat relevansi Injil dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Memperkenalkan ajaran

Pilihlah dari gagasan berikut atau pikirkanlah gagasan Anda sendiri untuk memperkenalkan pelajaran minggu ini:

  • Gambarlah perahu dayung sederhana, dan berikan label “Iman.” Tambahkan dayung berlabel “Percaya” dan satu lagi berlabel “Tindakan.” Tanyakan kepada remaja putri apa yang akan terjadi pada perahu ini jika hanya mempunyai satu dayung. Apa yang akan terjadi pada iman kita jika kita tidak bertindak berdasarkan apa yang kita yakini? Gunakan tulisan suci, Teguh pada Iman (halaman 54–56), atau Kamus Alkitab untuk membantu remaja putri memahami apa iman dan bagaimana gambar ini berhubungan dengannya.
  • Mintalah remaja putri untuk menuliskan nama seorang wanita dalam tulisan suci yang memperlihatkan iman yang besar. Kumpulkan kertas mereka. Bacakan nama-nama tersebut dengan keras, dan undanglah remaja putri untuk menceritakan kisah tentang para wanita ini.

Belajar bersama

Setiap kegiatan di bawah dapat membantu remaja putri memahami apa artinya memiliki iman kepada Yesus Kristus. Mengikuti bimbingan dari Roh, pilihlah satu atau lebih yang akan paling baik untuk kelas Anda:

  • Ajaklah setiap remaja putri datang dengan siap untuk secara singkat berbagi pengalaman ketika mereka terus bertahan atau tidak menyerah dalam merampungkan hal yang baik. Anda juga dapat berbagi pengalaman Anda sendiri. Ajaklah remaja putri untuk membaca kisah tentang dua misionaris dari ceramah Presiden Dieter F. Uchtdorf “Lantai Keempat, Pintu Terakhir.” Apa yang dapat mereka pelajari dari para misionaris dalam kisah ini? Bagaimana kisah ini berhubungan dengan pengalaman mereka? Anda mungkin juga mengajak remaja putri mengulas sisa ceramah ini, mencari hal-hal yang Presiden Uchtdorf ajarkan mengenai iman dan melingkari pernyataan-pernyataan yang menarik perhatian mereka. Apa lagi yang remaja putri pelajari mengenai iman? (Remaja putri dapat menggunakan ceramah ini dan ceramah lainnya dalam garis besar ini untuk menolong menyelesaikan  pengalaman nilai iman nomor 1 dalam buku Kemajuan Pribadi mereka.)
  • Undanglah remaja putri untuk menuliskan beberapa jawaban bagi pertanyaan yang diajukan oleh Penatua Neil L. Andersen: “Bagaimana Juruselamat melihat iman Anda?” (lihat “Iman Bukanlah Suatu Kebetulan, Namun Melalui Pilihan”). Imbaulah mereka untuk berbagi cara-cara yang dengannya mereka dapat menunjukkan kepada Juruselamat iman mereka. Apa yang mereka pelajari dari ceramah Penatua Andersen yang mengilhami mereka untuk menunjukkan dan membangun iman mereka? Misalnya, mintalah mereka untuk meninjau kisah-kisah yang dia ceritakan tentang misionaris yang menunjukkan iman mereka. Anda juga dapat membawa kotak yang dibungkus seperti kado dengan benda di dalamnya yang dapat membangun iman kita (lihat contoh di bagian bertajuk “Karunia-Karunia yang Memperbesar Iman Kita”). 
  • Mintalah setiap remaja putri untuk menemukan dan berbagi sebuah kisah dari tulisan suci dimana seseorang bertindak atas kepercayaannya kepada Yesus Kristus (lihat, sebagai contoh, Ester 4; Markus 5:25–34; Ibrani 11:4–9, 17–29; 1 Nefi 4; Alma 19:16–29; Eter 12:11–22). Undanglah remaja putri untuk juga menuliskan suatu pengalaman dimana mereka atau seseorang yang mereka kenal menjalankan iman kepada Yesus Kristus. Mintalah setiap remaja putri untuk berbagi kisah yang dia temukan dalam tulisan suci dan pengalaman yang dia tuliskan. Pertimbangkan untuk menayangkan video “Keberanian” sebagai bagian dari kegiatan ini.
  • Mintalah remaja putri untuk membaca Matius 17:20, dan tanyakan kepada mereka menurut mereka apa artinya memindahkan gunung dengan iman kita. Bagikan pernyataan berikut dari Uskup Richard C. Edgley: “Saya belum pernah menyaksikan permindahan dari gunung yang sesungguhnya. Tetapi, karena iman saya telah melihat gunung keraguan dan keputusasaan dipindahkan dan digantikan dengan harapan serta optimisme. Karena iman saya telah secara pribadi menyaksikan gunung dosa digantikan dengan pertobatan dan pengampunan. Dan karena iman saya telah secara pribadi menyaksikan gunung rasa sakit digantikan dengan kedamaian, harapan, dan rasa syukur. Ya, saya telah melihat gunung-gunung dipindahkan” (“Iman—Pilihan Ada pada Anda,Ensign atau Liahona, November 2010, 33). Tayangkan video “Iman yang Murni dan Sederhana,” dan mintalah remaja putri untuk mencari gunung-gunung yang telah dipindahkan melalui iman (atau bagikan pengalaman Anda sendiri).

Mintalah remaja putri untuk berbagi apa yang mereka pelajari hari ini. Apakah mereka memahami apa artinya memiliki iman kepada Yesus Kristus? Perasaan atau kesan apa yang mereka miliki? Apakah mereka memiliki pertanyaan tambahan? Akankah bermanfaat untuk meluangkan lebih banyak waktu untuk ajaran ini?

Jalankan apa yang sedang kita pelajari

Undanglah remaja putri untuk mempertimbangkan bagaimana mereka akan hidup sesuai dengan apa yang telah mereka pelajari hari ini. Misalnya, mereka dapat:

  • Mengajari orang lain tentang iman (misalnya adik atau teman).
  • Mencari teladan iman dalam tulisan suci sewaktu mereka menelaah Injil secara pribadi dan mengikuti teladan ini dalam kehidupan mereka sendiri.