2011
Bahagia di Rumah
April 2011


Bahagia di Rumah

Buntha dan Neath adalah kakak beradik yang tinggal di Siem Reap, Kamboja.

Ketika dia berusia delapan tahun, Buntha memutuskan untuk dibaptiskan. Ketika Neath berusia delapan tahun, dia juga akan dibaptiskan. “Saya ingin menerima Roh Kudus,” dia bertutur.

Adalah penting bagi Buntha dan Neath untuk melayani orang lain. Buntha ingin menjadi misionaris ketika dia besar nanti. Neath tidak bisa menunggu sampai dia dapat menjadi “nenek misonaris,” misionaris senior.

Orang-orang datang dari penjuru dunia untuk mengunjungi bangunan kuno kota mereka, namun Buntha dan Neath paling bahagia tetap berada di rumah serta meluangkan waktu bersama keluarga mereka.

Buntha dan Neath memiliki area belajar khusus di luar rumah di mana mereka duduk untuk membaca tulisan suci, mengerjakan PR mereka, serta membaca Liahona. Buntha dan Neath senang membaca tulisan suci mereka. Mereka berusaha membaca tulisan suci setiap hari. Neath senang membaca tentang mimpi Lehi. Buntha senang membaca tentang Nefi.

Neath senang main kelereng. Buntha senang main sepak bola dengan bola apa pun yang dapat ditemukannya.

Buntha dan Neath banyak menghabiskan waktu bersama-sama. Mereka berdua berusaha bersikap baik satu sama lain dan anggota keluarga mereka.

Foto oleh Chad E. Phares