2011
Bait Suci Adalah Rumah Allah
Juli 2011


Membawa Pratama Pulang

Bait Suci Adalah Rumah Allah

“Tata cara-tata cara dan perjanjian-perjanjian kudus yang tersedia di bait suci yang kudus memungkinkan bagi individu-individu untuk kembali ke hadirat Allah dan bagi keluarga untuk dipersatukan secara kekal” (“Keluarga: Pernyataan kepada Dunia”).

Anda dapat menggunakan pelajaran dan kegiatan ini untuk belajar lebih banyak tentang tema Pratama bulan ini.

Bagaimana perasaan Anda ketika melihat keindahan bait suci? Apakah lirik ini datang ke benak Anda: “Ku Ingin ke bait suci, suatu hari nanti”?

Terkadang ketika anak-anak menyanyikan lagu “’Ku Ingin Ke Bait Suci,”1 mereka berhasrat untuk pergi ke bait suci kelak, tetapi mereka tidak memahami mengapa ada bait suci, apa yang terjadi dalam bait suci, atau apa yang mesti mereka lakukan agar dapat pergi ke dalamnya. Mari cari tahu lebih banyak tentang bait suci.

Mengapa ada bait suci?

Tuhan berfirman, “Bangunlah sebuah rumah demi nama-Ku, bagi Yang Mahatinggi untuk berdiam di dalamnya” (A&P 124:27). Roh Tuhan berdiam di dalam bait suci-bait suci-Nya. Bait suci adalah rumah Allah. Itu adalah tempat kita membuat perjanjian (atau janji) dengan Bapa Surgawi. Jika kita menaati perjanjian kita, kita akan dapat hidup bersama-Nya lagi.

Apa yang terjadi di dalam bait suci?

Semua orang mesti dibaptiskan untuk kembali kepada Bapa Surgawi. Banyak dari anak-anak Bapa Surgawi meninggal tanpa dibaptiskan. Setelah Anda menginjak usia 12 tahun, Anda dapat dibaptiskan di bait suci bagi orang-orang itu agar mereka dapat memiliki berkat-berkat yang sama.

Dalam bait suci kita juga menerima pemberkahan, atau karunia. Karunia ini adalah janji bahwa jika kita menaati perintah, kita dapat memiliki hidup yang kekal.

Dalam bait suci suami dan istri dapat dimeteraikan sebagai keluarga untuk waktu fana dan kekekalan. Itu berarti jika mereka tetap layak, mereka akan menikah selamanya dan berada bersama anak-anak mereka sebagai keluarga yang kekal.

Segala sesuatu yang dilakukan di dalam bait suci dilakukan melalui imamat, atau wewenang, dari Allah.

Bagaimana saya bersiap untuk masuk ke dalamnya kelak?

Untuk masuk ke bait suci, Anda mesti berusia setidaknya 12 tahun. Anda mesti dibaptiskan dan dikukuhkan. Anda mesti percaya kepada Bapa Surgawi dan Putra-Nya, Yesus Kristus. Anda mesti percaya pada Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir. Anda mesti menjalankan perintah-perintah Bapa Surgawi. Uskup atau presiden cabang Anda akan mewawancarai Anda untuk memastikan Anda layak memasuki bait suci, dan Anda akan menerima rekomendasi bait suci untuk diperlihatkan di bait suci. Memiliki rekomendasi berarti bahwa Anda hidup sebagaimana seharusnya untuk bisa masuk ke dalam.

Ketika Anda bertahan di jalan yang membawa Anda ke bait suci, Anda akan siap untuk pergi ke sana “’tuk resapi Roh Suci, dengar dan memuji. Kar’na Bait Suci rumah Allah, tempat kasih yang indah.”2

Catatan

  1. “Ku Ingin Ke Bait Suci,” Buku Nyanyian Anak-Anak, 99.

  2. “Ku Ingin ke Bait Suci,” 99.

Foto Bait Suci Bern Swiss oleh Chris Wills; ilustrasi oleh Adam Koford