2009
Selidikilah Tulisan Suci dengan Tekun
April 2009


Pesan Pengajaran Berkunjung

Selidikilah Tulisan Suci dengan Tekun

Ajarkan tulisan suci dan kutipan yang akan membantu para sister yang Anda kunjungi memahami asas-asas ini. Undanglah mereka yang Anda kunjungi untuk membagikan apa yang telah mereka rasakan dan pelajari.

Mengapa Menyelidiki Tulisan Suci?

Presiden Howard W. Hunter (1907–1995): “Saya menyarankan kepada Anda wahyu Allah sebagai standar dengan apa kita harus menjalani hidup kita dan dengan apa kita harus mengukur setiap keputusan dan perbuatan. Sesuai dengan itu, ketika Anda memiliki kekhawatiran dan tantangan, hadapilah dengan berpaling kepada tulisan suci dan para nabi” (“Fear Not, Little Flock,” dalam 1988–89 Devotional and Fireside Speeches [1989], 112).

Presiden Ezra Taft Benson (1899–1994): “Keberhasilan dalam kesalehan, kuasa untuk menghindari penipuan dan menolak godaan, bimbingan dalam kehidupan sehari-hari kita, kesembuhan jiwa—ini hanyalah beberapa dari janji yang telah Tuhan berikan kepada mereka yang mau datang kepada firman-Nya .… Berkat-berkat tertentu didapati hanya dalam tulisan suci, hanya dalam datang kepada firman Allah dan berpegang teguh kepadanya .…

… Komitkan kembali diri Anda sendiri terhadap suatu pembelajaran tulisan suci. Benamkan diri Anda di dalamnya setiap hari agar Anda akan memiliki kuasa Roh untuk mendampingi Anda dalam pemanggilan Anda. Bacalah itu dalam keluarga Anda dan ajarkan kepada anak-anak Anda untuk mengasihi dan menghargainya” (“The Power of the Word,” Ensign, Mei 1986, 82).

Presiden Spencer W. Kimball (1895–1985): “Sewaktu Anda menjadi semakin kenal dengan kebenaran tulisan suci, Anda akan semakin efektif dalam mematuhi perintah utama yang kedua, mengasihi sesama Anda seperti diri Anda sendiri. Jadilah pelajar tulisan suci—bukan untuk merendahkan orang lain, tetapi untuk mengangkat mereka! Lagi pula, siapa yang memiliki kebutuhan lebih besar untuk ‘menghargai’ kebenaran Injil (pada apa mereka boleh berpaling pada saat-saat kebutuhan mereka) daripada para wanita dan ibu yang melakukan begitu banyak pemeliharaan serta pengajaran?” (“The Role of Righteous Women,” Ensign, November 1979, 102).

Bagaimana Saya Dapat Menghargai Tulisan Suci?

2 Nefi 4:15: “Karena jiwaku suka akan ayat-ayat suci itu dan hatiku merenungkannya dan menuliskannya demi pelajaran serta manfaat anak-anakku.”

Julie B. Beck, presiden umum Lembaga Pertolongan: “Satu cara yang baik untuk mulai mempelajari tulisan suci adalah untuk ‘mempersamakan’ itu dengan keadaan kita sendiri (lihat 1 Nefi 19:23). Sebagian orang mulai dengan memilih sebuah topik dalam Topical Guide yang perlu mereka perdalam. Atau mereka mulai di awal kitab tulisan suci dan mencari ajaran-ajaran tertentu .…

“Bagaimanapun cara orang mulai mempelajari tulisan suci, kunci untuk membuka pengetahuan penting adalah terus belajar. Saya tidak pernah lelah menemukan harta kebenaran yang kaya dalam tulisan suci karena itu mengajar dengan ‘jelasnya, ya bahkan sejelas-jelasnya sebuah kata’ 2 Nefi 32:7). Tulisan suci bersaksi tentang Kristus (lihat Yohanes 5:39). Itu memberi tahu kita segala hal yang hendaknya kita lakukan (lihat 2 Nefi 32:3). Itu ‘memberi hikmat kepada [kita] … keselamatan’ (2 Timotius 3:15).

Melalui pembacaan tulisan suci saya dan doa-doa yang menyertai pembelajaran saya, saya telah memperoleh pengetahuan yang mendatangkan kepada saya kedamaian serta membantu saya menjaga energi saya terfokus pada prioritas kekal. Karena saya mulai membaca tulisan suci setiap hari, saya telah belajar tentang Bapa Surgawi saya, Putra-Nya, Yesus Kristus, dan apa yang perlu saya lakukan untuk menjadi seperti Mereka,” (“Jiwa Saya Bersuka dalam Tulisan Suci,” Liahona dan Ensign, Mei 2004, 108–109).

Presiden Thomas S. Monson: “Tulisan suci yang kudus menghiasi rak buku kita. Pastikan itu menyediakan pemeliharaan bagi pikiran kita dan bimbingan bagi hidup kita” (“The Mighty Strength of the Relief Society,” Ensign, November 1997, 95).

Ilustrasi foto oleh Craig Dimond; latar belakang oleh Shannon Gygi Christensen