2010
Sebuah Malam Keluarga yang Langgeng
Januari 2010


Sebuah Malam Keluarga yang Langgeng

Sergio Trejo Reyes, Jalisco, Meksiko

Sebuah malam keluarga bertahun-tahun yang lalu dimulai dengan lagu kami, “Fajar tiba, dunia terjaga”, (“The Day Dawn is Breaking,” Hymns, no. 52). Ketika kami meminta kepada masing-masing dari kelima anak kami untuk menyarankan sebuah kegiatan yang dapat kami lakukan minggu itu, Fernando yang berusia lima tahun menjawab dengan sedih, “Saya ingin melihat seperti apakah kiranya ketika fajar tiba dan dunia terjaga itu.” Kami terus berusaha untuk menjelaskan kepadanya semua hal yang terjadi: bagaimana matahari terbit, angin pagi berhembus, dan embun berkilauan di taman. Namun dia tidak mau mendengarkan. “Saya ingin melihatnya,” dia merengek.

Sehingga hari Kamis itu pada pukul 4.00 pagi, kami bangun, masuk ke mobil kami, dan berkendara ke suatu tempat yang memiliki pemandangan langit timur yang cerah. Matahari yang terbit pada hari itu tampak datang dari surga. Lingkaran warna kuning ditransformasikan ke warna ungu tua yang gemerlap sewaktu lengkungan bulat matahari yang besar menampakkan diri. Itu sangatlah indah.

Tiga puluh tahun kemudian, putra Fernando yang kecil, Fernandito mengunjungi kami. “Tahu tidak, Nek?” katanya. “Papa membawa kami melihat matahari terbit.”