2009
Berdiri Kukuh dan Tak Tergoyahkan dalam Iman
Januari 2009


Pesan Pengajaran Berkunjung

Berdiri Kukuh dan Tak Tergoyahkan dalam Iman

Ajarkanlah tulisan suci dan kutipan yang memenuhi kebutuhan dari para sister yang Anda kunjungi. Berikan kesaksian tentang ajaran. Mintalah mereka yang Anda ajar untuk membagikan apa yang telah mereka rasakan dan pelajari.

Mosia 5:15: “Tabah dan tak tergoyahkan, selalu berlimpah-limpah dengan pekerjaan baik, agar Kristus, Tuhan Allah Yang Mahakuasa dapat memeteraikan kamu sebagai milik-Nya, agar kamu dapat dibawa ke surga, agar kamu dapat memperoleh keselamatan abadi serta hidup yang kekal.”

Berdiri Kukuh dan Tak Tergoyahkan dalam Iman

3 Nefi 6:14: “Gereja itu terpecah belah di seluruh negeri, kecuali beberapa di antara bangsa Laman yang ditobatkan kepada iman yang benar; dan mereka tidak pernah mau menyimpang dari iman itu, karena mereka teguh dan tabah dan tak tergoyahkan, bersedia dengan segenap ketekunan untuk mematuhi perintah-perintah Tuhan.”

Julie B. Beck, presiden umum Lembaga Pertolongan: “Para wanita Orang Suci Zaman Akhir haruslah kukuh dan tak tergoyahkan dalam iman mereka. Mereka dapat dan hendaknya unggul dalam menjalankan dan membagikan kesaksian mereka tentang Tuhan Yesus Kristus serta Injil-Nya yang dipulihkan. Kita melakukan ini sewaktu kita:

“1. Membuat dan menepati perjanjian-perjanjian kita dengan-Nya.

2. Layak dan beribadat di bait suci-Nya.

3. Mempelajari ajaran-Nya dalam tulisan suci serta perkataan para nabi.

4. Memenuhi syarat bagi, mengenali, dan mengikuti Roh Kudus.

5. Membagikan dan membela Injil-Nya.

6. Berperan serta dalam doa pribadi dan keluarga dengan sungguh-sungguh.

7. Mengadakan malam keluarga.

8. Menjalankan asas-asas kemandirian dan hidup hemat.

Ini adalah hal-hal penting yang harus dilakukan sebelum hal-hal yang tidak penting. Hal-hal ini sederhana, praktik-praktik yang sangat diperlukan yang tampaknya biasa saja ketika kita membicarakannya. Tidak seorang pun dapat melakukan hal-hal ini bagi kita ini adalah praktik dan kebiasaan pribadi yang membedakan kita sebagai orang yang kukuh dan tak tergoyahkan demi apa yang benar,” (“Apa yang Para Wanita Orang Suci Zaman Akhir Lakukan dengan Paling Baik: Berdiri Kukuh dan Tak Tergoyahkan,” Liahona dan Ensign, November 2007, 109–110).

Cheryl C. Lant, presiden umum Pratama: “Pertobatan pribadi kita datang sewaktu kita mulai menjalani jalan yang Tuhan kehendaki agar kita jalani—teguh dan tak tergoyahkan dalam mematuhi semua perintah, bukan hanya perintah yang menyenangkan. Ini kemudian menjadi proses pemurnian sewaktu kita berusaha untuk menjadikan setiap hari sedikit lebih baik daripada hari sebelumnya” (“Adat Istiadat yang Benar,” Liahona dan Ensign, Mei 2008, 14).

Mengapa Saya Hendaknya Menjadi Teguh dan Tak Tergoyahkan dalam Iman?

Penatua M. Russell Ballard dari Kuorum Dua Belas Rasul: “Iman dan pengetahuan Anda tentang pemulihan Injil akan memberi Anda kekuatan untuk setia dan teguh pada perjanjian-perjanjian yang telah Anda buat dengan Tuhan, dan untuk membagikan kekuatan serta bakat Anda dengan senang hati guna membangun kerajaan Allah di bumi ini! Kesaksian Anda tentang Yesus Kristus adalah sauh paling penting yang dapat Anda miliki untuk menolong menopang Anda, teguh dan tak tergoyahkan, terhadap asas-asas kebenaran, terlepas tantangan dan godaan yang mungkin datang di masa depan” (“Steadfast in Christ,” Ensign, Desember 1993, 52).

Penatua Richard G. Scott dari Kuorum Dua Belas Rasul:

“Anda tidak bisa sedikit membayangkan sekarang apakah keputusan untuk patuh secara tak tergoyahkan kepada Tuhan akan mengizinkan Anda untuk menjalani kehidupan ini. Tekad Anda yang diam-diam dan tak kompromi untuk menjalani kehidupan yang saleh akan menyertai Anda dengan ilham dan kuasa melampaui kemampuan Anda untuk memahaminya” (“Making the Right Decisions,” Ensign, Mei 1991, 34).

Ilustrasi foto oleh Henrik Als; latar belakang oleh Shannon Gygi Chrisensen